
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyatakan Marc Marquez merasa sangat kecewa karena lagi-lagi mengalami cedera diplopia alias penglihatan ganda pada mata kanan. Namun, lewat MotoGP.com, Kamis (31/3/2022), Puig menyatakan Marquez dan skuadnya sama-sama optimistis pemulihan kali ini takkan lama.
Ini ketiga kalinya Marquez mengalami diplopia. Yang pertama terjadi usai kecelakaan hebat di Moto2 Malaysia 2011 sehingga terjadi kelumpuhan saraf keempat mata kanannya dan harus dioperasi. Yang kedua terjadi usai ia terjatuh dalam latihan enduro di Spanyol pada akhir Oktober 2021, namun pemulihannya hanya lewat terapi.
Sepanjang pekan balap di Mandalika, Marquez mengalami empat kecelakaan besar, dan yang terakhir sangat parah. Ia mengalami gegar otak dan disarankan absen. Dalam perjalanan pulang ke Spanyol, mata kanannya tak nyaman. Setelah menjalani pemeriksaan dengan dr. Sanzhec Dalmau, Marquez dinyatakan kembali terkena diplopia.
Dampak Diplopia Kali Ini Tak Parah

Dr. Dalmau memastikan diplopia kali ini terlalu parah, tapi ia menyarankan Marquez absen dari MotoGP Argentina demi mengoptimalkan terapi. "Kecelakaan itu sungguh buruk, dan kita semua sudah melihatnya di Indonesia. Untungnya, dampak cederanya jelas lebih sedikit ketimbang yang ia alami tahun lalu, ketika ia menjalani latihan enduro," ujar Puig.
"Kami merasa optimistis sekaligus realistis bahwa masa pemulihannya bakal lebih pendek dari yang sebelumnya. Kapan ia kembali? Sulit untuk mengatakannya, karena cedera penglihatan sangatlah rumit. Namun, kami ingin berpikir bahwa masa pemulihannya bakal lebih cepat dari sebelumnya," lanjut pria Spanyol itu.
Di lain sisi, Puig menyatakan dr. Dalmau belum bisa memastikan kapan Marquez diizinkan latihan motor, baik flat track, motocross, maupun superbike. Bahkan, menurut Piuig, memeriksa kondisi mata Marquez kali ini kemungkinan takkan melewati proses latihan motor terlebih dahulu. Alhasil, sekalinya penglihatannya tak lagi ganda, Marquez akan langsung kembali balapan.
Takkan Latihan Motor Lebih Dulu
View this post on Instagram
"Kami belum benar-benar tahu kapan ia bisa mulai latihan motor. Namun, saya rasa untuk saat ini kami takkan melalui proses itu. Pasalnya, masalah mata ditentukan dengan cara yang mudah: Anda bisa melihat atau tidak. Jika Anda tak bisa melihat 100%, maka Anda tak boleh berkendara," ungkap Puig.
"Pada Januari lalu, latihan motor hanya untuk menguji matanya karena ia begitu lama tak naik motor. Namun, untuk kali ini semua proses sudah berlangsung, ia sudah mulai ikut balapan. Jadi, sekalinya penglihatan Marc sudah jelas, maka ia akan kembali balapan," lanjut eks pembalap GP500 ini.
Puig juga menyatakan bahwa Marquez merasa sangat kecewa harus cedera dan absen lagi. Pasalnya, ia memulai musim dengan cukup apik, baik dalam tes pramusim Mandalika maupun pekan balap di Qatar, di mana ia finis kelima. Meski begitu, Puig meyakini bahwa Marquez akan pulih total dan kembali dalam waktu dekat.
Yakin Marquez Takkan Selalu Dirundung Diplopia

"Tentu saja Marc sangat kecewa, dan ini logis. Pasalnya, ia memulai musim ini dengan harapan tinggi, dan ia menjalani balapan yang baik di Qatar. Selain itu, tes pramusim di Mandalika memberi indikasi kami sejatinya juga bisa balapan dengan baik di sana. Sayangnya, situasi berjalan salah. Ia mengalami banyak kecelakaan di sana dan ia kecewa," tutur Puig.
"Namun, kita semua kenal Marc, ia optimistis, ia selalu pulih, dan sudah mulai memikirkan cara mempercepat pemulihannya. Kecelakaan itu sangat besar, namun tak berarti ia akan selalu mengalami masalah ini (diplopia). Toh sebelumnya ia pernah mengalami banyak kecelakaan. Saya sendiri ingin terus berpikir positif dan berharap ia akan baik-baik saja," tutupnya.
Dalam MotoGP Argentina akhir pekan ini, Marquez pun digantikan oleh test rider Honda, Stefan Bradl, yang juga menggantikannya selama dua musim terakhir ketika cedera. Apesnya, Honda juga kehilangan rider LCR Honda, Takaaki Nakagami, yang terpaksa absen karena positif Covid-19 sejak Senin (28/3/2022) lalu.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Kargo MotoGP Argentina Tertahan di Kenya, Barang Apa Saja yang Belum Datang?
- Dorna Sports Dekati 500 Balapan: Baru Kali Ini MotoGP Terkendala Kargo
- Jadwal Lengkap MotoGP Argentina, 2-4 April 2022
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Argentina 2022 di Trans7 dan MNC Sports, 2-4 April 2022
- Krisis Ukraina Jadi Faktor Drama Kargo dan Perubahan Jadwal MotoGP Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadikan Rossi dan Marquez Panutan, Quartararo: Tapi Marquez Lebih Kuat
Otomotif 31 Maret 2022, 13:48
-
Marc Marquez Resmi Lagi-Lagi Digantikan Stefan Bradl di MotoGP Argentina
Otomotif 30 Maret 2022, 17:30
-
Bos Dorna Prediksi Marc Marquez Baru Comeback di MotoGP Portimao
Otomotif 30 Maret 2022, 17:14
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR