Bola.net - - Meski kecewa, pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone mengaku tak merasa sakit hati mendengar kritikan tajam yang dilontarkan oleh legenda Suzuki sekaligus juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz yang menuduhnya tak punya motivasi dan memintanya ikut balapan gokart saja.
Sejak hengkang dari Ducati Corse akhir tahun lalu, prestasi Iannone terjun bebas, begitu pula Suzuki, yang sukses meraih empat podium termasuk satu kemenangan tahun lalu. Dari luar, kedua belah pihak tampak tak mengalami perkembangan, dan hal inilah yang membuat Schwantz geregetan.
"Saya sedih, karena Kevin tak pernah mengatakan hal-hal macam ini pada saya. Saya lebih memilih ia mengatakannya di hadapan wajah saya. Tapi hal ini tak menyakiti saya. Saya adalah orang pertama yang benar-benar tahu apa yang terjadi. Tapi saya dapat memaklumi adanya kebingungan karena orang mengharapkan hal berbeda dari saya," ujar The Maniac kepada La Gazzetta dello Sport.
Kevin Schwantz, Alex Rins dan Andrea Iannone (c) Suzuki
Prestasi kelam ini juga menimbulkan gosip bahwa rider Italia tersebut bakal hengkang dari Suzuki untuk membela Aprilia Racing Team Gresini. Meski begitu, Iannone membantah isu tersebut dan tegas menyatakan bahwa ia akan bertahan di Suzuki setidaknya sampai akhir 2018 mendatang.
"Kami sudah berdiskusi di Sachsenring dan meski begitu banyak rumor beredar, saya ingin melanjutkan kerjasama dengan Suzuki. Saya percaya pada tim saya, dan kami harus saling percaya satu sama lain. Kami bekerja keras. Saya punya kontrak selama dua tahun dan saya akan melanjutkannya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iannone: Kata-Kata Schwantz Tak Bikin Sakit Hati
Otomotif 26 Juli 2017, 12:30
-
'Suzuki Harusnya Pertahankan Aleix Espargaro'
Otomotif 25 Juli 2017, 12:30
-
Crutchlow Sebut Iannone Tak Termotivasi, Rins Membela
Otomotif 24 Juli 2017, 11:45
-
Kompetisi Ketat: Highlights Tengah Musim MotoGP 2017
Otomotif 21 Juli 2017, 15:15
-
Alasan Ducati Garang dan Suzuki Jeblok di MotoGP 2017
Otomotif 21 Juli 2017, 12:00
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR