Bola.net - - Pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone menyatakan bahwa gagal finisnya sang tandem, Alex Rins di MotoGP Qatar tiga pekan lalu merupakan fakta bahwa dirinya lebih dewasa ketimbang rider berusia 22 tahun tersebut. Hal ini disampaikan The Maniac kepada Motorsport.
Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Losail tersebut, Rins mampu bertarung di posisi enam besar dan bersaing sengit dengan para rider unggulan. Sayang, rider Spanyol ini terjatuh dan gagal finis di Lap 13. Di sisi lain, Iannone justru mampu finis kesembilan.
"Di Qatar, saya finis 12 detik di belakang pemenang. Memang tak banyak, tapi ini sangat berarti di MotoGP. Alex berada di depan saya dan sangat dekat dengan grup terdepan, tapi akhirnya ia terjatuh karena selalu ingin mencari limit dan mengambil banyak risiko," tutur Iannone.
Rider Italia ini pun yakin Rins gegabah dan masih kurang berpengalaman untuk menghadapi situasi-situasi genting tertentu. Iannone juga mengakui dirinya mampu berkendara dengan tenang, hingga mampu finis dan membawa pulang poin.
"Saya rasa saya lebih dewasa ketimbang Alex saat ini. Saat saya rasa situasinya tidak 100%, saya berusaha mengendalikan diri, finis dan meraih poin. Jadi kami berbeda. Meski begitu, kami masih punya waktu setahun dan kami akan bekerja sangat keras demi meningkatkan performa," tutupnya.
Kedua rider ini pun akan kembali bertemu di MotoGP Argentina yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada 6-8 April mendatang. Mereka akan kembali bertarung demi memperebutkan podium pertama Suzuki sejak Maverick Vinales di MotoGP Australia 2016.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iannone Sebut Dirinya Lebih Dewasa Ketimbang Rins
Otomotif 2 April 2018, 09:45
-
Gagal Finis di MotoGP Qatar Saat Kompetitif, Rins Marah
Otomotif 20 Maret 2018, 09:35
-
Andrea Dovizioso Pimpin Dua Latihan Pertama MotoGP Qatar
Otomotif 17 Maret 2018, 00:45
-
Uji Coba Menjanjikan, Iannone-Rins Optimistis di Qatar
Otomotif 15 Maret 2018, 14:25
-
Suzuki Sudah 'Gatal' Ingin Gandeng Tim Satelit
Otomotif 8 Maret 2018, 10:00
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR