
Bola.net - Pembalap Repsol Honda MotoGP, Marc Marquez, merupakan salah satu atlet dunia yang bergembira usai Rafael Nadal menjuarai Australia Open 2022 dan memecahkan rekor dengan torehan 21 Grand Slam. Ia bahkan tak sekadar bahagia, melainkan juga emosional dan berjanji menjadikan momen ini sebagai inspirasi.
Nadal sempat cedera pergelangan cukup parah pada 2016. Ia juga sempat mundur dari kompetisi pada paruh kedua tahun 2021 akibat permasalahan pada kaki kirinya. Namun, petenis 35 tahun itu tampil sangat garang di Australia Open 2022, membekuk Daniil Medvedev lewat lima set dalam laga berdurasi 5 jam 24 menit.
"Rafa merupakan referensi bagi atlet dari cabang olahraga apa pun. Kami semua menjadikannya panutan. Namun, di atas segalanya, kami mengagumi caranya kembali ke situasi yang sebelumnya," ungkap Marquez dalam wawancaranya dengan Eurosport, seperti yang dikutip Motosan pada Minggu (30/1/2022).
Anggap Aksi Hebat Rafael Nadal 'di Luar Nalar'

Menonton aksi Nadal, Marquez pun merasakan kemiripan. Pasalnya, selama dua tahun terakhir ia dirundung dua cedera parah. Yang pertama, patah tulang lengan kanan yang membuatnya absen selama musim 2020. Kedua, cedera diplopia alias penglihatan ganda mata kanan yang membuatnya dilarang naik motor tiga bulan sejak akhir 2021.
"Saya mengalami situasi yang mirip. Saya mengalami satu cedera ke cedera lainnya selama dua tahun. Apa yang dilakukan Rafa sungguh di luar nalar. Kerja keras dan mentalitasnya dalam lima jam berlaga bikin kami tak bisa mengalihkan mata dari televisi," ungkap pembalap yang akan berulang tahun ke-29 pada 17 Februari nanti ini.
Marquez juga salut pada konsentrasi tinggi Nadal selama berlaga lima jam. Ia yakin pikiran Nadal sempat ke mana-mana, karena ia sendiri mengalami momen itu tiap kali berlaga di atas motor, meski rata-rata balapan MotoGP hanya berlangsung 45 menit. Atas alasan itulah, sang delapan kali juara dunia yakin passion juga menentukan prestasi.
Ingin Sajikan Performa Kuat Seperti Rafael Nadal
Marc Marquez saat berlatih dengan RC213V-S di Portimao, Minggu (16/1/2022). (c) Honda Racing Corporation
"Atlet adalah manusia biasa, jalan pikirannya mustahil dikendalikan. Ketika melakukan sesuatu dengan passion, lebih mudah melakukannya dengan konsentrasi tinggi. Saya pun tak bisa membayangkan bermain selama lima jam. Balapan kami hanya berlangsung 45 menit, dan pikiran kami kerap jalan-jalan ke tempat lain," kisahnya.
Melihat aksi 'comeback' Nadal yang gemilang ini, Marquez pun jadi terinspirasi menjelang MotoGP 2022. Pasalnya, kini diplopianya sudah sembuh total, dan kondisi lengannya sudah jauh lebih baik. Dengan kondisi fisik yang lebih bugar, ditambah mentalitas yang lebih kuat, ia pun berharap bisa merebut gelar dunia kesembilan.
"Rafa jelas menakjubkan, saya kagum caranya berlaga. Banyak momen berat yang ia alami selama berbulan-bulan dan semua pasti berkelebat di kepalanya. Saya pun akan menggunakan momen ini sebagai referensi pribadi, karena saya ada di situasi yang mirip. Saya berharap bisa beraksi seperti dia, kembali lewat pintu yang besar," tutupnya.
Sumber: Eurosport, Motosan
Baca Juga:
- Nasihat Brad Binder untuk Darryn Binder: Jangan Main-Main di MotoGP
- Valentino Rossi Pensiun, MotoGP Ogah Cari 'Aktor Utama' Terbaru
- Deja vu 'Sepang Clash' 2015, MotoGP Prihatin Kontroversi Formula 1 Abu Dhabi 2021
- MotoGP Rotasi 4 Trek Spanyol Mulai 2023, Batasi 22 Balapan Sampai 2027
- Andrea Dovizioso Bakal Jalani 2022 Bagai Musim Terakhir di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Juarai MotoGP Lagi, Marc Marquez Dambakan 'Comeback' ala Rafael Nadal
Otomotif 31 Januari 2022, 16:00
-
Sebal Dianggap Pengecut, Danilo Petrucci Ajak Marquez-Dovizioso Jajal Reli Dakar
Otomotif 28 Januari 2022, 16:10
-
Sudah Sehat: Honda Pastikan Marc Marquez Ikut Uji Coba Sepang dan Mandalika
Otomotif 27 Januari 2022, 08:35
-
Latihan di Aragon, Marc Marquez Makin Mantap Hadir di Uji Coba Sepang
Otomotif 21 Januari 2022, 09:35
-
Marc Marquez Diduga Tak Kirim Helm ke Shoei untuk Analisis Pasca Kecelakaan
Otomotif 19 Januari 2022, 15:30
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR