
Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, tak malu-malu mengakui saat ini Formula 1 merupakan ajang balap motorsport nomor satu di dunia. MotoGP pun ingin segera menyusul mereka, dan bertekad mengikuti segala langkah F1 dalam meningkatkan ketertarikan fans, mengingat kini F1 telah menjadi ajang olahraga global.
Dalam kesempatan yang langka, Ezpeleta berjumpa dengan CEO F1 yang juga fans berat MotoGP, Stefano Domenicali, dalam acara 'Eventos, Quo Vadis?' di Pamplona pada Rabu (30/11/2022). Keduanya membicarakan kesuksesan kedua kejuaraan ini sebagai ajang olahraga yang baik.
Meski begitu, tak dimungkiri lagi bahwa popularitas F1 meroket tajam, terutama sejak hak komersialnya diambil alih oleh Liberty Media pada awal 2017. Berbeda dari MotoGP yang masih berbasis di Eropa, kini F1 menjangkau banyak sirkuit di berbagai negara berbeda-beda benua berkat ketertarikan yang tinggi.
IndyCar dan NASCAR Tak Sesukses MotoGP dan Formula 1

"F1 ajang motorsport nomor satu di dunia. Saya tak sakit hati mengakuinya. Kami saling memuji. Selama bertahun-tahun saya belajar banyak dari F1. Kini dengan Stefano, hubungan kami semakin kuat. Apa yang ia lakukan sungguh menguntungkan saya. Kami akan berusaha meniru apa yang bisa kami tiru," ujar Ezpeleta via Marca.
"Kedua ajang diciptakan di Eropa. Kami berdua bertekad untuk mendunia. IndyCar dan NASCAR mencoba untuk mendunia, tetapi tak bisa karena mereka tak punya visi Stefano. F1 menjadi universal dan kami sudah mencoba melakukannya selama beberapa waktu," lanjut pria asal Spanyol ini.
Meski begitu, Ezpeleta menyatakan ada beberapa hal yang tak bisa ditiru MotoGP dari F1, yakni menggelar balapan di trek-trek jalanan. Tingkat keselamatan di sirkuit-sirkuit MotoGP memang jauh lebih tinggi dari F1, sehingga menggelar di trek-trek yang dinding pembatasnya sangat dekat dengan lintasan sangatlah mustahil.
Ogah Ikuti Jejak F1 Gelar 24 Seri per Musim

"Mobil F1 kini jauh lebih aman. Mereka bisa balapan di trek non-permanen, sehingga punya kans lebih besar menyajikan hiburan. Bagi kami, ini mustahil akibat tingkat keselamatan. Namun, kami tetap bisa pergi ke banyak negara. Jadi, sangat penting sirkuit masa kini dibangun sejak awal untuk F1 dan MotoGP," tutur Ezpeleta.
Ezpeleta juga mensyukuri kolaborasi MotoGP dan F1, di mana mereka bersama-sama menyusun kalender balap agar tak ada jadwal yang bentrok. Andai kolaborasi ini tak ada, maka MotoGP bakal kesulitan menghindari kalah pamor dari F1. Namun, Ezpeleta mengaku ogah mengikuti jejak F1 yang bakal menggelar 24 seri mulai 2023.
"Salah satu tugas terberat adalah menyusun kalender balap. Namun, bagi kami, jumlah maksimal adalah 22 seri. Tahun depan akan ada 21. Jumlah seri kami lebih sedikit (dari F1) karena kans rider kami untuk cedera lebih tinggi daripada kans pembalap F1. Kami harus memberi mereka waktu untuk pulih," pungkasnya.
Sumber: Marca
Baca juga:
- Para Rider MotoGP Benci Sprint Race: Ide Gila dan Bodoh, Bikin Makin Stres!
- Jeblok di MotoGP, Franco Morbidelli: Nyinyiran Netizen Valid, Tapi Tetap Menyakitkan
- Dorna Sports: Bagi MotoGP, Indonesia Itu Seperti Amerika Serikat bagi Formula 1
- Aragon 'Hilang' dari MotoGP 2023: Fabio Quartararo Happy, yang Lain Senewen
- Pol Espargaro Sebut Honda Tak Adil, Diperlakukan Berbeda dari Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Lebih Populer, MotoGP Sebut Formula 1 Ajang Balap Nomor 1 di Dunia
Otomotif 2 Desember 2022, 16:21
-
Dorna Sports: Bagi MotoGP, Indonesia Itu Seperti Amerika Serikat bagi Formula 1
Otomotif 1 Desember 2022, 16:53
-
Scuderia Ferrari Resmi Umumkan Pengunduran Diri Mattia Binotto
Otomotif 29 November 2022, 16:56
-
Termasuk Max Verstappen, Para Pembalap F1 Mendadak Pelajari Motor MotoGP Lewat Marc Marquez
Otomotif 28 November 2022, 11:10
-
Momen Langka! Setim, Marc Marquez-Max Verstappen Juarai Gokart Honda Thanks Day 2022
Otomotif 27 November 2022, 19:44
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR