
Bola.net - FIM dan Dorna Sports sudah dipastikan akan menjalankan format baru di MotoGP 2023, di mana sprint race akan ditambahkan pada hari Sabtu pukul 15.00 sore setelah sesi kualifikasi. Mengatasnamakan misi memanjakan penggemar, siapa sangka malah mereka ditentang oleh kebanyakan pembalapnya sendiri?
Kehebohan soal sprint race terjadi di sela MotoGP Austria pada Agustus 2022. FIM dan Dorna tahu-tahu mengumumkan pengadaan sprint race untuk 2023. Sudah diterapkan di WorldSBK dan Formula 1, sprint race akan digelar di setiap pekan balap dalam 21 seri yang tersaji dalam kalender balap MotoGP 2023.
Posisi start sprint dan main race ditentukan sesi Kualifikasi 1 (Q1) dan Kualifikasi (Q2). Selain itu, alokasi mesin dan ban per musim tak mengalami perubahan. Poin yang tersaji di sprint race juga hanya diterima sembilan rider terbaik dan jumlahnya setengah dari poin yang tersaji di main race pada hari Minggu.
Namun, gagasan ini ternyata ditentang kebanyakan rider, utamanya karena meningkatkan risiko kecelakaan dan cedera, serta stres pada mental mereka. Ada yang tak segan menyebut ini sebagai ide gila dan bodoh, ada pula yang bertekad minta pengurangan jadwal balapan. Inilah komentar kontra pada sprint race dari para rider MotoGP.
Alex Marquez

"Ini sebuah kegilaan, tetapi kegilaan adalah pertunjukan. Jika penambahan balapan bikin fans lebih bersenang-senang, maka kami bersedia melakukannya, demi menyajikan pertunjukan yang baik.
"Memang, 42 balapan agak sedikit gila. Namun, kami harus membiasakan diri. WorldSBK bahkan punya tiga balapan (per seri). Awalnya pasti berbeda, tapi nantinya pasti bakal normal."
Fabio Quartararo

"Saya rasa ini bodoh. Saya selalu merasa balapan harusnya digelar pada hari Minggu saja. Saya tak tahu mengapa kami harus melakukan sesuatu pada hari Sabtu.
"Jujur saja, mereka (FIM dan Dorna) tak benar-benar bertanya kepada kami, dan pada akhirnya saya rasa kami semua jauh lebih memilih satu balapan pada Minggu. Menjalani sprint race ditambah dengan main race pada Minggu, saya rasa bodoh."
Miguel Oliveira

"Format baru memberi kami stres tambahan dan bakal lucu kalau kami menjalani banyak balapan beruntun. Selain itu, kans meraih poin dua kali dalam pekan balap bisa memengaruhi banyak orang.
"Para rider akan melihatnya seperti balapan marathon, dan akan berusaha menghindari stres di tiap balapan. Kami bakal butuh waktu untuk adaptasi."
Alex Rins

"Bagi saya, 21 seri sudah ada pada limitnya. Ketika kami diberi tahu bahwa akan ada 42 balapan, makin jelas ini benar-benar pada limitnya. Semoga tidak ada tambahan lagi!"
Aleix Espargaro

"Saya tidak suka ide ini. Saya sangat menghormati WorldSBK, tetapi MotoGP bukan WorldSBK. MotoGP punya banyak elektronik, banyak aerodinamika, ada banyak hal, banyak insinyur. Mencari setup yang baik sangatlah sulit.
"Sistem 10 besar di FP1, FP2, dan FP3 saja sudah seperti kualifikasi, belum lagi kalau hujan. Makin sulit punya waktu untuk menemukan setup yang baik untuk balapan. Saya senang balapan, benci tes musim dingin, tetapi saya rasa ini bukan solusi yang baik."
Pol Espargaro

"Dua balapan, risiko yang berlipat ganda, dengan gaji yang sama. Kami balapan dua kali per pekan balap, dan ini berarti ada tambahan risiko. Pasalnya, para rider makin berdekatan, dan kami bakal ingin menyalip rider terdepan. Ini makin berisiko.
"Saya tahu WorldSBK melakukannya, tetapi motor MotoGP lebih berat, lebih cepat, dan lebih berbahaya. Jika Anda bertanya kepada saya apakah saya suka, saya bakal bilang tidak. Tugas bertambah, risiko bertambah. Ini bukan gagasan luar biasa. Ini jawaban saya sebagai pembalap."
Pecco Bagnaia

"Saya ingin semua pembalap bicara dalam Safety Commission karena sprint race ini adalah kejutan. Sirkuit-sirkuit seperti Austin, dalam balapan normal saja sudah menuntut fisik dan mental. Jadi, dua balapan di sana bakal panjang dan sulit.
"Kami akan diskusi, karena setiap tahun menambah balapan sungguh bikin berat mental dan fisik. Mungkin ini sudah keterlaluan. Mungkin kami bisa minta untuk mengurangi balapan. Menurut saya sungguh janggal melihat perubahan dari nol dan langsung punya jadwal yang benar-benar baru."
Baca juga:
- Jeblok di MotoGP, Franco Morbidelli: Nyinyiran Netizen Valid, Tapi Tetap Menyakitkan
- Dorna Sports: Bagi MotoGP, Indonesia Itu Seperti Amerika Serikat bagi Formula 1
- Aragon 'Hilang' dari MotoGP 2023: Fabio Quartararo Happy, yang Lain Senewen
- Pol Espargaro Sebut Honda Tak Adil, Diperlakukan Berbeda dari Marc Marquez
- Alex Rins Ngotot Minta Suzuki Serahkan GSX-RR 2022, Malah Disuruh Bayar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Lebih Populer, MotoGP Sebut Formula 1 Ajang Balap Nomor 1 di Dunia
Otomotif 2 Desember 2022, 16:21
-
Para Rider MotoGP Benci Sprint Race: Ide Gila dan Bodoh, Bikin Makin Stres!
Otomotif 2 Desember 2022, 14:11
-
Jeblok di MotoGP, Franco Morbidelli: Nyinyiran Netizen Valid, Tapi Tetap Menyakitkan
Otomotif 2 Desember 2022, 12:23
-
Dorna Sports: Bagi MotoGP, Indonesia Itu Seperti Amerika Serikat bagi Formula 1
Otomotif 1 Desember 2022, 16:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
-
Persib vs Persita: Eliano Reijnders Ingin Juara Bersama Maung Bandung
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 16:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR