
Bola.net - Valentino Rossi sukses mengantarkan empat dari enam muridnya di VR46 Riders Academy ke tim-tim pabrikan MotoGP. Impian Rossi ini tercapai setelah Marco Bezzecchi resmi diumumkan bakal membela Aprilia Racing di MotoGP pada 2025.
Dibentuk pada 2013, VR46 Riders Academy telah mendidik begitu banyak rider muda Italia. Kini, anggotanya tersisa enam orang saja, yakni Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Franco Morbidelli, Luca Marini, Celestino Vietti, dan Matteo Gabarrini.
Kecuali Gabarrini, semua rider ini berlaga di ajang Grand Prix. Vietti berlaga di Moto2, sementara empat sisanya sudah berlaga di MotoGP. Empat pembalap ini pun akhirnya sukses 'diantarkan' Rossi dan VR46 menuju tim-tim pabrikan, sesuai dengan misi akademi tersebut.
Bagaimana sih perjalanan mereka menuju impian ini? Berikut ulasannya. Simak yuk, Bolaneters!
Pecco Bagnaia

Pecco Bagnaia menjadi murid Rossi pertama yang mendapatkan kesempatan membela tim pabrikan di MotoGP. Menjalani debut MotoGP pada 2019, Bagnaia membela tim satelit Ducati, Pramac Racing, selama dua musim.
Pada musim 2021, Bagnaia pun mendapatkan kesempatan membela Ducati Lenovo Team usai Ducati memilih melepaskan Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Ia bahkan sukses meraih gelar dunia pada 2022 dan 2023.
Franco Morbidelli

Franco Morbidelli menjalani debutnya di MotoGP pada 2018 bersama Marc VDS Honda, sebelum pindah ke Petronas Yamaha SRT pada 2019. Pada 2020, meski memakai motor lama, juara dunia Moto2 2017 ini berhasil tampil sangat kompetitif.
Morbidelli bahkan menjadi runner up musim 2020, hanya tertinggal 17 poin dari Joan Mir. Pada 2021, Maverick Vinales secara kontroversial berpisah dengan Monster Energy Yamaha, dan Morbidelli ditunjuk sebagai penggantinya. Sayang, hasilnya tak sesuai harapan dan ia pun dilepas ke Prima Pramac Racing musim ini.
Luca Marini

Luca Marini menjalani debut MotoGP pada 2021 dan membela skuad Rossi sendiri, VR46 Racing Team, yang merupakan tim satelit Ducati. Secara perlahan, Marini kian tampil kompetitif di atas Desmosedici, terutama pada 2023, ketika ia konsisten bertarung memperebutkan podium.
Marini sejatinya memiliki kontrak dengan VR46 untuk musim 2024. Namun, usai Marc Marquez memilih meninggalkan Repsol Honda pada akhir 2023, Marini menawarkan diri sebagai penggantinya. Ia mencapai kesepakatan dengan Repsol Honda dan mendapatkan restu dari sang kakak, yang juga mantan rider tim tersebut.
Marco Bezzecchi

Marco Bezzecchi menjalani debut MotoGP pada 2022 dan langsung tampil mentereng bersama VR46 Racing Team. Pada 2023, ia bahkan ikut meramaikan perebutan gelar dunia dan mengakhiri musim di peringkat 3.
Meski musim ini ia terseok-seok, Aprilia Racing masih percaya pada talentanya. Kesepakatan kontrak dua musim pun dicapai untuk berkolaborasi mulai 2025. Bezzecchi sendiri sudah diincar oleh Aprilia sejak masih berlaga di Moto2 pada 2020.
Baca Juga:
- Daftar Pembalap MotoGP 2025: Marco Bezzecchi Resmi Gabung Aprilia Racing
- Penantian 4 Tahun, Aprilia Racing Akhirnya Resmi Gaet Marco Bezzecchi di MotoGP 2025
- LCR: Honda Lebih Baik Pertahankan Taka Nakagami Ketimbang Gaet Rider Baru
- Program Junior Loyo, Alasan KTM Tak Boyong Rider Muda ke MotoGP 2025-2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadi Kapten Chelsea untuk Pertama Kalinya, Begini Reaksi Cole Palmer
Liga Inggris 6 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR