
Bola.net - Joan Mir tak memungkiri musim perdananya membela Repsol Honda di MotoGP 2023 berjalan sangat berat. Ia juga mengakui bahwa podium masih sangat jauh dari jangkauannya. Namun, ia berjanji untuk terus bersabar dalam menjalani adaptasi dan mengatasi segala masalah pada motor RC213V.
Dari 5 sprint race dan 5 main race dalam 5 seri perdana musim ini, Mir baru sekali finis di zona poin, yakni saat ia finis ke-11 dalam main race Seri Portugal. Tak hanya itu, ia menjadi rider dengan kecelakaan terbanyak dalam lima seri pertama, yakni dengan 11 insiden.
Kecelakaan di sprint race Seri Argentina juga sempat membuat juara dunia Moto3 2017 dan MotoGP 2020 ini mengalami trauma pada kepala dan bagian perut. Lewat wawancaranya dengan Marca pada Rabu (7/6/2023), Mir tak memungkiri dirinya sangat ingin segera keluar dari situasi kelam ini.
Ingin Menang Lagi

"Situasi ini sangat sulit. Saya takkan bohong. Kadang Anda memasang topeng dan berkata semua baik-baik saja, tapi kenyataannya tidak baik-baik saja. Saat ini, saat menjalani balapan, saya tidak bahagia. Saya tidak menikmatinya," ujar pembalap berusia 25 tahun tersebut.
"Saya ingin keluar dari situasi ini dan kembali menikmati apa yang saya paling sukai di dunia ini, yakni mengendarai motor MotoGP dan menang di atas motor MotoGP. Ketika segalanya berjalan baik, maka Anda punya kepercayaan tinggi. Jika tidak, maka Anda takkan percaya diri," lanjutnya.
Mir pun mengaku berusaha melihat sisi positif dari setiap kesialannya. Ia bertekad terus bekerja keras bersama timnya demi mencari kemajuan sekecil apa pun. Pola pikir yang positif pun diyakini Mir akan memberinya kekuatan untuk terus berusaha meraih titik terang.
Masa-Masa Bersabar
"Saat ini, saya melihat podium masih sangat jauh. Namun, pada 2020, pada balapan pertama, saya juga melihat podium sangat jauh dari tangan saya, apalagi gelar dunia. Namun, pada akhirnya saya tahu apa yang ada dalam diri saya," ungkap Mir, yang menjuarai MotoGP 2020 bareng Suzuki Ecstar.
"Ketika bisa menunjukkannya, saya tahu seberapa jauh saya bisa melangkah. Masa-masa ini adalah proses bersabar, mencoba tenang, menghadapi segala hal, tak peduli situasinya. Entah apakah saya bisa melakukannya, tetapi saya harus melakukannya demi kembali bersenang-senang," tutupnya.
Saat ini, Mir tengah duduk di peringkat 21 pada klasemen pembalap dengan koleksi 5 poin. Ia tertinggal 16 poin dari rider Honda terbaik saat ini, yakni penggawa LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, yang duduk di peringkat 17. Sang tandem, Marc Marquez, ada di peringkat 19 dengan 12 poin.
Sumber: Marca
Baca juga:
- Belum Pulih, Pecco Bagnaia Tak Cemaskan Kondisi Engkel Jelang MotoGP Italia
- Ducati Pastikan Enea Bastianini Akhirnya Kembali Balapan di MotoGP Italia
- Marc Marquez Nantikan Duel Sengit di MotoGP Italia, Joan Mir Cari Kemajuan
- 3 Rider Non-VR46 Kebanggaan Italia, Berprestasi di MotoGP Tanpa Bantuan Valentino Rossi
- Mengenal Tony Arbolino, Bintang Baru Italia yang Jadi Rebutan 3 Tim MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Pede Bisa Maju Bareng Honda, Joan Mir Tepis Kans Putus Kontrak
Otomotif 8 Juni 2023, 14:31
-
Ducati Ngaku Tak Bisa Tampung Marc Marquez: Pasti Ogah Bela Tim Satelit
Otomotif 5 Juni 2023, 12:25
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR