
Bola.net - Bukan rahasia lagi bahwa Jorge Lorenzo belum pulih benar dari cedera retak tulang belakang sejak kecelakaan di Assen, Belanda, Juni lalu. Atas alasan ini, pebalap Repsol Honda itu harus berlapang dada menerima hasil seadanya di MotoGP musim ini. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport.com di Motorland Aragon, Spanyol akhir pekan lalu.
Dalam balapan di Aragon, Spanyol, akhir pekan lalu, Lorenzo start dari posisi, dan sempat merangsek ke posisi 12 pada lap-lap pertama. Meski begitu, ia harus kembali terjun bebas ke posisi 20 usai kehilangan grip pada ban belakang. Meski belum bisa kembali ke papan atas, Lorenzo melihat hal positif dalam performanya kali ini.
"Saya sudah berusaha sebaik mungkin. Tak peduli memimpin balapan atau finis ke-20, saya selalu berusaha sebaik mungkin. Jika usaha terbaik saya adalah menang, maka saya akan menang. Jika usaha terbaik saya adalah meraih hasil ala kadarnya, saya harus menerima situasi dan finis. Tak ada pilihan lain," ujar Por Fuera.
Kecewa Kehilangan Grip Ban Belakang
"Situasi ini jelas tak bagus, margin 46 detik itu besar. Tapi saya rasa kami bisa beranjak dengan beberapa hal positif. Dalam beberapa latihan dan pertengahan balap saya bisa berkendara mengikuti aliran, seperti awal musim ini. Tapi jelas cedera memengaruhi kondisi fisik saya, dan saya kesakitan saat berkendara," lanjut Lorenzo.
Lima kali juara dunia asal Spanyol ini pun menyayangkan hilangnya grip ban belakang, hal yang ia yakini disebabkan oleh setup motor yang ia pakai demi mendapatkan kepercayaan pada ban depan.
"Jelas saya merasakan drop besar pada ban belakang. Tampaknya traksi ban belakang. Anda punya setup standar dan memicu rendahnya grip pada ban belakang, terutama dalam balapan. Ban belakang tak menempel pada aspal dengan baik. Jadi sepanjang balapan saya coba atasi spin ini, coba hemat ban," ungkapnya.
Meski begitu, Lorenzo masih bersemangat mencari solusi untuk masalah ini, dan yakin dirinya bisa lebih kompetitif di sisa musim jika solusi tersebut bisa diraih. Pemikiran ini dimiliki Lorenzo akibat perbedaan gaya balap antara dirinya, Marc Marquez, dan Cal Crutchlow.
"Memang benar saat coba sedikit mirip dengan setup Marc dan Cal, saya kehilangan kepercayaan pada ban depan. Ini alasan saya selalu mengorbankan sedikit ban belakang demi menemukan kepercayaan pada ban depan. Mungkin kami harus cari solusi untuk grip ban belakang agar tak kesulitan tanpa kehilangan kestabilan. Jika kami menemukannya, saya yakin kami bisa lebih kompetitif," tutupnya.
Lorenzo dan para pebalap MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam pekan balap di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 4-6 Oktober mendatang.
Sumber: Motorsport.com
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo Akui Legawa Belum Bisa Kembali ke Papan Atas
Otomotif 25 September 2019, 15:25
-
Puji Dominasi Marquez, Honda Masih Ingin Coba Bantu Lorenzo
Otomotif 25 September 2019, 09:50
-
Jorge Lorenzo: Honda Sulit Dikendarai, Dirancang untuk Marquez
Otomotif 23 September 2019, 16:15
-
Finis ke-20 di Aragon, Jorge Lorenzo Merasa Takut Seperti 2008
Otomotif 23 September 2019, 15:05
-
Crutchlow: Depak Lorenzo Takkan Atasi Masalah Honda
Otomotif 20 September 2019, 12:25
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR