
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, tak malu-malu mengakui bahwa MotoGP 2019 merupakan periode terburuk dalam karier balapnya. Hal ini ia nyatakan kepada Motorsport.com di sela pekan balap MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada Kamis (31/10/2019).
Lorenzo diketahui kesulitan beradaptasi dengan RC213V, dan hingga kini belum juga mampu masuk 10 besar. Tak hanya itu, dalam empat seri terakhir, ia gagal meraih poin. Kesulitan Lorenzo pun makin pelik karena ia kerap dirundung cedera, puncaknya adalah cedera punggung yang ia dapat di Assen.
"Jika Anda lihat Jorge Lorenzo di atas motor apa pun, Anda tahu itu dua. Tapi soal kecepatan, saya jadi tak dikenali bersama Honda di banyak waktu. Saya tak pernah cukup kompetitif kecuali di uji coba Qatar, beberapa lap pertama di Barcelona, atau FP2 di Le Mans. Bahkan finis di posisi lima besar pun tak bisa," tuturnya.
Harapan Honda Tinggi, Hasil Malah Nihil
Dalam balapan di Australia, akhir pekan lalu, Lorenzo yakin performanya kali itu adalah yang terburuk. Selain hanya finis ke-16, ia tertinggal 1 menit 6 detik dari pemenang yang juga tandemnya sendiri, Marc Marquez. Tak hanya itu, ia juga tertinggal 20 detik dari Hafizh Syahrin (KTM Tech 3) yang finis ke-15.
"Saya kecewa, sedih, dan kehidupan profesional saya tak membahagiakan akibat situasi ini. Hasil balap saya, perasaan saya di motor, mungkin merupakan yang terburuk dalam kehidupan saya sebagai pebalap," ujar Lorenzo, yang merupakan dua kali juara dunia GP250 dan tiga kali juara dunia MotoGP.
"Ada ekspektasi tinggi dari Honda, yang menaruh percaya pada saya untuk meraih hasil baik, tapi malah nihil. Saya sudah bekerja sebaik mungkin, terjatuh, cedera, dan ini sangat berpengaruh, terutama pada paruh kedua musim. Tapi memang benar saya tak pernah nyaman dengan motor 2019," akunya.
Kabar Tak Enak dari Marquez-Crutchlow
Di lain sisi, ketika Lorenzo mengharapkan ada perbaikan pada motor RCV 2020 nanti, ia justru mendapat kabar tak mengenakkan dari Marquez dan Cal Crutchlow (LCR Honda). Kedua rider ini telah menjajal RCV 2020 lebih dulu dalam berbagai uji coba musim ini, dan mengaku bahwa performanya tak jauh berbeda dari versi 2019.
"Menurut mereka, masalah motor 2019 tak teratasi pada versi baru. Semoga dalam beberapa bulan terakhir saya bisa membantu Honda mengatasinya. Motor 2019 sangat menyakiti rasa percaya diri saya dengan ban depan. Semoga motor baru memberikan hal-hal baru yang tak dimiliki versi 2019," pungkas Por Fuera.
Baca Juga:
- Hasil FP1 MotoGP Malaysia: Quartararo Tercepat, Trio Yamaha Terdepan
- Hasil FP1 Moto2 Malaysia: Tetsuta Nagashima Asapi Brad Binder
- Hasil FP1 Moto3 Malaysia: Andrea Migno Catat Waktu Tercepat
- Kegalauan Yamaha: Pilih Rossi, Vinales, atau Quartararo?
- Sepang, Saksi Hancurnya Pertemanan Valentino Rossi dan Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez: Saya Tak Perlu Bohong pada Jorge Lorenzo
Otomotif 1 November 2019, 12:45
-
Valentino Rossi Ungkapkan Rasa Simpati pada Jorge Lorenzo
Otomotif 1 November 2019, 12:00
-
Jorge Lorenzo: MotoGP 2019 Masa Terburuk dalam Karier Saya
Otomotif 1 November 2019, 11:11
-
7 Gosip yang Menerpa Jorge Lorenzo Sepanjang MotoGP 2019
Otomotif 30 Oktober 2019, 16:45
-
Crutchlow: Konyol Jika Zarco Gantikan Lorenzo di Honda
Otomotif 29 Oktober 2019, 16:10
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Masuk Perhitungan Atletico Madrid dalam Saga Julian Alvarez
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 23:34
-
AC Milan Bidik Jack Grealish: Solusi Kreatif Ruben Amorim di Sisi Kiri Lini Serang?
Liga Italia 25 Agustus 2026, 22:21
-
Barcelona Sudah Sepakati Transfer Dominik Livakovic, Tapi Ada Perubahan Rencana
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 21:23
-
Prediksi Real Madrid vs Sociedad 27 Agustus 2026
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 19:19
-
Daftar 16 Sponsor Persib Bandung di Musim 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 17:42
-
Detail Jersey Persib 2026/2027: Dari Biru Penuh Makna hingga Third yang Berani
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:46
-
Gustavo Almeida Berpeluang jadi Top Skor BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00

























KOMENTAR