Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengaku sangat termotivasi untuk membantu pabrikan asal Italia tersebut dari keterpurukan dan bertekad meraih gelar dunia MotoGP, yakni prestasi yang sudah tak lagi mereka rasakan sejak 2007, gelar tunggal yang mereka rebut bersama Casey Stoner.
Dalam wawancaranya dengan GQ Italia, Lorenzo mengaku sama sekali tak ragu bergabung dengan Ducati meski pabrikan ini baru sekali meraih gelar, jauh berbeda dengan Yamaha yang memiliki segudang gelar dunia. Bersama Yamaha pula, Lorenzo sukses mengoleksi tiga gelar dunia kelas tertinggi.
"Saya hanya ingin membantu Ducati bangkit. Bertahun-tahun lalu saya pernah mendapat tawaran dari mereka, namun kala itu saya belum siap mengambil risiko. Kini dengan lima gelar dunia (dua dari GP250), saya punya rasa percaya diri yang lebih tinggi. Talenta dan dedikasi siap saya kerahkan untuk bekerja dengan engineer 13 jam sehari," ujarnya.
Jorge Lorenzo dan Gigi Dall'Igna (c) Ducati
Pada 4 Mei mendatang, Lorenzo pun akan menginjak usia 30 tahun. Meski terhitung tak lagi muda, Por Fuera yakin usia bukan halangan baginya untuk meraih gelar dunia keenam. Ia juga ogah mengikuti jejak Nico Rosberg, yang secara mendadak memutuskan pensiun dalam usia 31 usai meraih gelar dunia Formula 1 tahun lalu.
"Entahlah. Saya akan tetap melanjutkan karir selama saya masih menikmatinya. Bagaimana pun, saya melihat Nico Rosberg, yang pensiun dalam usia 31 tahun setelah meraih gelar dunia Formula 1. Setelah menjalani kehidupan sirkuit begitu lama, kami semua pasti memimpikan ketenangan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo Ogah Ikuti Keputusan Sensasional Nico Rosberg
Otomotif 1 April 2017, 14:30
-
Jorge Lorenzo: Tak Ada Rider yang Sempurna
Otomotif 1 April 2017, 12:45
-
Rossi Sebut Lorenzo 'Hebat', Yakin Bakal Comeback
Otomotif 31 Maret 2017, 13:00
-
Lorenzo Masih Harus Ubah Gaya Balap demi Ducati
Otomotif 31 Maret 2017, 10:45
-
Dovizioso-Lorenzo Jalani Uji Coba Positif di Jerez
Otomotif 30 Maret 2017, 09:50
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR