Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, mengakui kesalahannya dalam kecelakaan besar di Tikungan 10 yang melibatkan Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi pada Lap 2 MotoGP Catalunya, Spanyol, Minggu (16/6). Kepada Crash.net, ia mengaku terlalu bersemangat karena mendadak merasa nyaman mengendarai RC213V miliknya.
Memulai balapan dari posisi 10, Lorenzo menjalani start dengan baik dan merangsek ke posisi 4 pada lap pertama. Petaka pun datang pada lap berikutnya. Saat hendak memasuki Tikungan 10, ia melihat ruang untuk naik posisi, namun ban depannya mengalami selip dan ia pun terjatuh.
Sayang, motor Lorenzo menabrak Ducati milik Dovizioso, yang juga menyeret Vinales keluar lintasan. Tak hanya itu, motor Lorenzo juga menabrak motor tandem Vinales, Valentino Rossi. Keempat rider ini pun 'kompak' gagal finis, membuat Marc Marquez melenggang bebas di depan dan meraih kemenangan.
"Saya start dengan baik, memperbaiki banyak posisi, dan nyaman di atas motor. Lebih kuat dari hari-hari sebelumnya, pengereman juga jadi sangat baik. Di titik akselerasi sebelumnya, Maverick berusaha menutup gas demi tak menabrak Marc, jadi saya ambil kesempatan, memakai slipstream darinya dan bersiap menyalip," kisah Por Fuera.
Manuver yang Tidak Gila

Lorenzo yakin dirinya menyalip Vinales pada waktu dan tempat yang tak tepat, mengingat Tikungan 10 memiliki karakter yang mengecoh, yakni tikungan tajam ke kiri dan diketahui kerap menimbulkan banyak kecelakaan di berbagai kelas balap. Lorenzo sendiri pernah mengalaminya pada 2016, yakni saat tertabrak Andrea Iannone.
"Saya terlalu bersemangat, merasa nyaman dan bisa cepat. Tapi saya tak melakukan pengereman yang gila. Saya di sebelah Maverick dan mengerem normal. Tapi kami semua berdekatan. Di depan ada Dovi, yang bersiap dengan baik untuk keluar tikungan tapi agak melebar. Jadi saya mendekatinya, dan agar tak menabrak, saya mengerem lebih dalam, tapi ban depan saya terkunci," ungkapnya.
Lorenzo pun mengaku kecewa kembali gagal meraih hasil baik, namun jauh lebih kecewa karena ia menyeret tiga rider lain yang tengah berusaha memperebutkan gelar dunia. Ia pun mengaku, jika terpaksa meraih hasil buruk, ia memilih melakukannya sendirian dan tak menyeret pebalap lain.
Lebih Buruk dari Kecelakaannya Sendiri
"Hal terburuk adalah, jauh lebih buruk dari kecelakaan saya, adalah saya membuat tiga rider lain terjatuh. Padahal mereka tengah memperebutkan gelar, sementara saya tidak, karena sangat jauh tertinggal, jadi tak masalah jika saya jatuh. Saya melakukan start dengan baik, tapi saya lebih pilih kecelakaan sendiri kali ini," tuturnya.
Lorenzo sendiri telah meminta maaf kepada Dovizioso, Vinales, dan Rossi, namun yakin permintaan maaf saja takkan bisa menebus kesalahannya. "Permintaan maaf tak cukup untuk momen seperti itu. Saya memang harus minta maaf, tapi saya paham permintaan maaf apa pun tak akan cukup, dan ini sangat disayangkan," pungkasnya.
Akibat kecelakaan ini, Lorenzo harus melorot ke peringkat 15 pada klasemen pebalap, dengan koleksi 19 poin saja, tertinggal 121 poin dari Marquez yang ada di puncak usai meraih empat kemenangan musim ini.
Baca Juga:
- Klasemen Sementara MotoGP 2019 usai Seri Catalunya, Spanyol
- Hasil Balap MotoGP Catalunya: 4 Rider Papan Atas Jatuh, Marquez Menang
- Klasemen Sementara Moto2 2019 Usai Seri Catalunya, Spanyol
- Hasil Balap Moto2 Catalunya: Alex Marquez Tiga Kali Menang Beruntun
- Klasemen Sementara Moto3 2019 usai Seri Catalunya, Spanyol
- Hasil Balap Moto3 Catalunya: Marcos Ramirez Rebut Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terlibat Insiden Jorge Lorenzo, Valentino Rossi Pasrah
Otomotif 17 Juni 2019, 10:50
-
Lorenzo Sebabkan Kecelakaan Kontroversial di MotoGP Catalunya
Open Play 17 Juni 2019, 10:20
-
Maverick Vinales Minta Jorge Lorenzo Dihukum Berat
Otomotif 17 Juni 2019, 09:55
-
Jorge Lorenzo Paham Pemintaan Maafnya Takkan Cukup
Otomotif 17 Juni 2019, 09:10
-
Rossi Minta Izin Ayah demi Latihan Bareng Dovizioso-Petrucci
Otomotif 14 Juni 2019, 09:20
LATEST UPDATE
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR