
Bola.net - Pembalap anyar Pramac Racing, Jorge Martin, sangat yakin misi merebut gelar dunia MotoGP tetap sulit, tak peduli pabrikan apa yang ia bela. Namun, ia yakin menjadi juara dunia di kelas raja bersama Ducati rasanya bakal lebih istimewa. Hal ini ia nyatakan via Marca, Senin (1/2/2021).
Belakangan, Joan Mir mengaku dirinya sangat senang bisa merebut gelar dunia MotoGP bersama Suzuki, karena menurutnya merebut gelar dunia dengan mereka jauh lebih sulit jika dibandingkan dengan Honda, pabrikan yang paling berprestasi dalam sejarah Grand Prix.
Di lain sisi, jadi juara dunia bersama Ducati juga sangat sulit, mengingat sejauh ini hanya Casey Stoner yang mampu melakukannya. Martin pun mengaku tak sepakat soal diskusi pabrikan mana yang paling sulit meraih gelar, karena menurutnya mereka punya tantangan yang sama.
Performa Semua Motor Makin Setara
"Saya rasa tantangan meraih gelar dunia bakal sama saja dengan Ducati, Suzuki, atau Honda. Toh kini performa semua motor makin setara. Suatu hari satu motor bisa lebih baik, lain hari lagi motor lain bisa lebih baik. Anda hanya harus beradaptasi. Tantangan dan kesulitannya bakal sama saja," ujar Martin.
Meski begitu, juara dunia Moto3 2018 ini juga yakin bahwa meraih gelar dunia dengan Ducati akan lebih terasa istimewa baginya, karena ia memang mengidolakan Ducati sejak kecil. Selain itu, bakal menyenangkan bisa menjadi juara Ducati yang pertama sejak 2007.
"Saya rasa bersama Ducati bakal lebih menyenangkan. Jika suatu hari nanti saya bisa merebut gelar dunia dengan Ducati, kami akan sangat bahagia dan emosional. Itulah yang membuatnya berbeda dari pabrikan lain," ungkap pembalap asal Spanyol berusia 23 tahun ini.
Tak Menyesal Batal Bela KTM
Martin juga senang menerima tawaran Ducati, meski ia sempat berkeinginan membela KTM di MotoGP. Seperti diketahui, KTM mengalami lonjakan performa yang signifikan sepanjang 2020. Sayangnya, mereka lebih memilih Danilo Petrucci ketimbang Martin untuk diletakkan di Tech 3 KTM.
"Saya tak menyesali apa pun. Saya rasa nilai saya akan tetap ada di Ducati. Cara kerja tim Italia juga lebih cocok dengan gaya saya dalam bekerja. Ducati merupakan pabrikan terbaik pada 2020, mereka merebut gelar dunia pembalap. Jadi saya yakin saya telah ambil keputusan yang tepat," pungkasnya.
Martin akan mendapatkan kesempatan menjajal Ducati Desmosedici GP20 dalam uji coba shakedown MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada 5 Maret mendatang, dilanjutkan uji coba pramusim di trek yang sama pada 6-7 dan 10-12 Maret.
Sumber: Marca
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- Miguel Oliveira: KTM Bakal Lebih 'Maju' di MotoGP 2021
- 'Keputusan Absurd Para Dokter Bikin Pemulihan Marc Marquez Makin Rumit'
- Tak Berpengalaman di MotoGP, David Munoz Sempat Deg-degan Jadi Crew Chief Valentino Rossi
- Pierre Gasly Jadi Pembalap Formula 1 Keenam yang Positif Covid-19
- Carlo Pernat Curiga Plat Marc Marquez Patah Karena Naik Motor, Bukan Buka Jendela
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin: Juarai MotoGP Bakal Lebih Istimewa Kalau Bareng Ducati
Otomotif 1 Februari 2021, 13:55
-
Masih Belajar, Johann Zarco Temukan Kemiripan dengan Jorge Lorenzo di Ducati 2017
Otomotif 29 Januari 2021, 10:43
-
Jorge Martin Tekad Bekuk Bastianini-Marini demi Jadi Debutan Terbaik MotoGP 2021
Otomotif 28 Januari 2021, 14:31
-
Kawinkan 3 Gelar dengan Jorge Martin, Johann Zarco Pede Pramac Makin Sukses
Otomotif 28 Januari 2021, 13:13
-
Johann Zarco Bersedia ke WorldSBK Usai 'Tugas' di MotoGP Selesai
Otomotif 27 Januari 2021, 14:52
LATEST UPDATE
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
-
Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:53
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Newcastle Menang, Inter Milan Tersingkir
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:42
-
Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:22
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR