Bola.net - Pembalap baru Pramac Racing, Johann Zarco, tak keberatan jika suatu saat nanti turun di WorldSBK. Namun, ia menegaskan bahwa hanya akan pindah ke kejuaraan balap motor produksi massal itu jika tugasnya di MotoGP sudah mentok. Hal ini ia nyatakan kepada Motosprint, seperti yang dikutip Speedweek, Senin (25/1/2021).
Zarco yang merupakan juara dunia Moto2 2015 dan 2016, memang sempat digosipkan pindah dari MotoGP ke WorldSBK pada akhir 2019 lalu, yakni saat ia memutuskan hengkang dari Red Bull KTM Factory Racing setahun lebih awal. Kala itu nasibnya terkatung-katung, dan dapat tawaran dari dua tim untuk turun di WorldSBK.
Kedua tim itu adalah Aruba.it Racing Ducati, yang menawarkan tempat sebagai pengganti Chaz Davies. Zarco juga didekati Puccetti Kawasaki, sebagai pengganti Toprak Razgatlioglu yang pindah ke Yamaha. Namun, akhirnya Zarco menerima tawaran Ducati Corse untuk tetap balapan di MotoGP bersama Esponsorama Racing.
Penasaran Hadapi 3 Balapan Sekaligus di WorldSBK
View this post on Instagram
"Ya, tadinya memang ada kesempatan nyata bagi saya untuk pindah ke WorldSBK. Akhirnya tak terjadi, namun saya bisa bayangkan masa depan saya turun di kejuaraan semacam itu. Pekan balap dengan tiga balapan jelas tiga kali lebih menyenangkan! Secara fisik, saya sih siap," ujar Zarco.
Sejak bernaung di bawah bendera Ducati, Zarco pun mendapatkan motor superbike Ducati Panigale V4S untuk latihan di luar pekan balap MotoGP. Uniknya, motor itu juga dipakai sebagai pondasi motor Ducati di WorldSBK. Dalam uji coba pramusim WorldSBK di Jerez, Spanyol, pada 20-21 Januari lalu, ia ikut turun lintasan untuk latihan.
Sayangnya, Zarco tak bisa membandingkan diri dengan para rider Ducati lainnya karena para rider WorldSBK memilih tetap di garasi akibat hujan. "Menyenangkan bisa kembali naik motor usai rehat selama musim dingin dan kembali latihan. Jelas cuacanya buruk, namun saya tetap bisa menjalani beberapa lap," ungkapnya.
Kini Bela Pramac Racing, Johann Zarco Terinspirasi Jack Miller
Soal target di MotoGP 2021, Zarco tak mau membidik hasil muluk. Namun lewat MotoGP.com, ia juga tak memungkiri bahwa dirinya 'terinspirasi' oleh Jack Miller, yang selama 2019 dan 2020 sukses meraih sembilan podium bersama Pramac dan bahkan beberapa kali mengancam perebutan kemenangan di papan atas.
"Tahun lalu saya banyak belajar di Ducati dan bisa tampil baik, tapi kurang konsisten. Melihat cara Jack mengakhiri musim lalu dengan Pramac, yakni dengan memperebutkan podium dan kemenangan, saya ingin melakukan hal yang sama. Saya harus lihat performa saya di atas motor baru dan jika bisa meraih podium, saya bakal senang. Saya juga ingin lebih konsisten meraih hasil baik," ujarnya.
Zarco akan pertama kali berjumpa dengan motor Desmosedici GP20 miliknya dalam uji coba pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang dilanjutkan dengan dua pekan balap beruntun di trek yang sama pada 24-26 Maret dan 2-24 April.
Sumber: Motosprint, Speedweek, MotoGP
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Sirkuit Jerez Jadi Venue Tunggal Uji Coba Pramusim MotoE 2021
- Morbidelli: Setim dengan Rossi Pasti Lebih Santai daripada dengan Quartararo
- Jorge Lorenzo Ungkap Opsi Masa Depan di MotoGP, Jadi Komentator atau Manajer
- Jorge Lorenzo: Ngapain Cekcok? Andrea Dovizioso-Ducati Harusnya Justru Bangga
- Jorge Lorenzo: Tanpa Saya, Yamaha Bukan Motor 'Komplet'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Johann Zarco Bersedia ke WorldSBK Usai 'Tugas' di MotoGP Selesai
Otomotif 27 Januari 2021, 14:52
-
'Berat Bagi Suzuki Lepas Johann Zarco demi Gaet Alex Rins'
Otomotif 26 Januari 2021, 10:50
-
Kini Bela Pramac Racing, Johann Zarco Terinspirasi Performa Jack Miller
Otomotif 24 Januari 2021, 12:01
-
Gabung Pramac Racing, Johann Zarco Ingin Samai Level Jack Miller
Otomotif 20 Januari 2021, 15:40
-
Jorge Martin Pelajari Ducati dari Jorge Lorenzo dan Johann Zarco
Otomotif 19 Januari 2021, 19:14
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR