
Bola.net - Debutan Pramac Racing, Jorge Martin, tak memungkiri Valentino Rossi merupakan idolanya di MotoGP sejak masih anak-anak. Namun, ia tak malu-malu menyatakan opini soal kans The Doctor dalam merebut kemenangan pada 2021. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan Jorge Lorenzo di kanal YouTube '99 Seconds'.
Martin diketahui sudah mengidolakan Rossi sejak kecil. Ia bahkan pernah bertemu dan foto bareng rider Petronas Yamaha SRT tersebut pada 2006, saat ia masih berusia sembilan tahun. Saking bahagianya, rider berjuluk Martinator ini bahkan tak keramas sepekan usai rambutnya diacak-acak oleh Rossi.
15 tahun kemudian, Martin malah berbagi lintasan dengan Rossi usai naik ke MotoGP. Namun, melihat Rossi sulit tampil kompetitif di Seri Qatar dan Doha, juara dunia Moto3 2018 ini memprediksi rider berusia 42 tahun itu bakal sulit meraih kemenangan, hasil yang terakhir diraih Rossi di Assen, Belanda, pada 2017.
Mungkin Bakal Menang dalam Balapan Basah

Uniknya, Martin menyatakan hal ini kepada Lorenzo, yang merupakan eks tandem sekaligus rival berat Rossi. Pembalap berusia 23 tahun ini pun menyatakan bahwa Rossi mungkin masih punya kesempatan untuk menang, namun hanya dalam kondisi lintasan yang basah karena diguyur hujan.
"Idolaku sejak kecil adalah Vale, dan menyenangkan bisa berkompetisi dengannya, meski aku lebih pilih melawannya saat ia masih pada tahun-tahun terbaiknya. Aku tak yakin dia bakal menang tahun ini. Mungkin ia akan melakukannya dalam kondisi hujan, karena lebih sulit dalam kondisi kering," ujar Martin seperti yang dikutip Corsedimoto, Selasa (13/4/2021).
Dalam wawancara yang sama dengan Lorenzo, Martin juga diminta menyebut siapa rivalnya yang paling mengancam dalam perebutan gelar dunia tahun ini. Martin pun menyebut duet Monster Energy Yamaha yang sama-sama kawan baiknya, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.
Ingin Kalahkan Marc Marquez
"Aku bisa bilang Fabio, karena kecepatannya di Qatar sungguh membuatku terkesan. Namun, kita masih harus melihat banyak hal. Aku sendiri lebih suka kalau Maverick yang juara, karena ia sangat kompetitif," ungkap pembalap asal Spanyol ini.
Martin juga mengomentari kembalinya Marc Marquez berlaga di MotoGP Portimao, Portugal, akhir pekan ini, usai 10 bulan cedera lengan. "Pada akhirnya, kita semua pasti ingin mengalahkan Marc. Tahun ini tentu tidak, karena ini masih tahun pertamaku. Namun, untuk jangka panjang, kurasa ini memungkinkan," pungkasnya.
MotoGP Portugal akan digelar pada 16-18 April. Martin pun akan berusaha mengulang hasil apiknya di Seri Doha, di mana ia merebut pole dan naik podium usai finis ketiga. Saat ini ia tengah berada di peringkat ketujuh pada klasemen pembalap dengan koleksi 17 poin.
Sumber: YouTube/99 Seconds - Jorge Lorenzo, Corsedimoto
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Johann Zarco: Marc Marquez Jadikan Portimao 'Uji Coba', Bakal Gaspol di Jerez
- Pol Espargaro: Marc Marquez Bakal Bantu Naikkan Level Performa Saya
- Senang Kembali ke MotoGP, Marc Marquez Tinggal Lakoni Satu Tes Medis Lagi
- Loyo di Qatar, Franco Morbidelli Tekad Ulang Performa Tahun Lalu di Portimao
- Valentino Rossi Tekad Bangkit di Portimao, Walau Sirkuitnya Sulit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Prediksi Valentino Rossi Takkan Rebut Kemenangan di MotoGP 2021
Otomotif 14 April 2021, 11:08
-
Valentino Rossi Tekad Bangkit di Portimao, Walau Sirkuitnya Sulit
Otomotif 13 April 2021, 16:09
-
Valentino Rossi: Franco Morbidelli Terlalu Kuat Jika Balapan di WorldSBK
Otomotif 12 April 2021, 14:35
-
Valentino Rossi Bangga VR46 Riders Academy Dilirik Banyak Tim MotoGP
Otomotif 12 April 2021, 12:43
-
Massimo Rivola: VR46 Jadi Tim Satelit Aprilia? Itu Sih Masih Obrolan Ringan
Otomotif 11 April 2021, 12:45
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR