Jorge Martin Sebut Aprilia Siapkan Tes Khusus Sebelum Musim Panas, Cek Kondisi Sebelum Balik Balapan

Bola.net - Jorge Martin menyatakan bahwa Aprilia Racing sedang mempersiapkan tes khusus untuknya sebelum musim panas. Tes tersebut bertujuan untuk mengecek kondisi fisik dan mentalnya sebelum benar-benar kembali balapan di atas motor RS-GP di MotoGP 2025.
Awal tahun ini, Martin tiga kali kecelakaan hebat, yakni dalam tes pramusim MotoGP Sepang, latihan supermoto di Lleida, dan balapan utama MotoGP Qatar. Akibatnya, ia mengalami patah tulang radius dan scaphoid tangan kiri, empat retak tulang kaki kiri dan cedera otot rusuk kanan, memar di dada kanan, pneumotoraks, serta 11 retak tulang rusuk.
Sebelum Martin kecelakaan di Qatar, Aprilia mengajukan proposal kepada Grand Prix Commission yang berisi FIM, Dorna Sports, dan MSMA (Asosiasi Pabrikan MotoGP) untuk menggelar tes khusus pembalap cedera. Proposal ini bertujuan agar pembalap yang absen lama bisa memeriksa kondisinya sebelum benar-benar kembali berlaga.
Disetujui demi Tingkat Keselamatan

Gagasan Aprilia sempat ditolak para pabrikan rival. Namun, dalam rapat Grand Prix Commission di Jerez, Spanyol, pada April lalu, akhirnya semua pabrikan MotoGP menyetujuinya demi standar keselamatan. Alhasil, semua pabrikan diizinkan menggelar tes untuk pembalapnya yang cedera panjang mulai musim ini juga.
Saat menghadiri Aprilia All Stars di Misano, Italia, Minggu (1/6/2025), Martin mengaku tak tahu kapan bisa kembali balapan, tetapi menyebut Aprilia sudah mulai mempersiapkan tes untuknya. “Sebelum musim panas, saya pasti akan menjalani tes, saya rasa mereka sedang menyiapkan sesuatu, jadi saya pasti akan kembali naik motor MotoGP," ujarnya via GPOne.
Pembalap yang boleh mengikuti tes khusus ini adalah pembalap yang absen tiga seri atau lebih secara beruntun, serta pembalap yang tidak mengendarai motor MotoGP selama 45 hari secara beruntun. Martin pun sudah memenuhi semua syarat ini. Selain itu, tes hanya boleh digelar satu hari.
Berikut regulasi MotoGP mengenai tes khusus pembalap cedera sesuai buku Regulasi FIM Grand Prix World Championship 2025.
Regulasi MotoGP Mengenai Tes Khusus Pembalap Cedera
1.15 Latihan dan Tes
1.15.1.1 Kelas MotoGP
D. Jika pembalap permanen MotoGP melewatkan sejumlah besar event/hari berdasarkan ketentuan berikut:
- Setiap pembalap permanen MotoGP yang telah melewatkan tiga event* atau lebih secara berturut-turut;
- Setiap pembalap permanen MotoGP yang tidak dapat berpartisipasi dalam suatu event* selama setidaknya 45 hari berturut-turut dalam satu musim (terhitung sejak tes pramusim resmi IRTA pertama sampai balapan terakhir musim tersebut)
maka pembalap seperti ini akan diizinkan melakukan satu hari tes sebelum kembali berpartisipasi dalam kejuaraan. Tes ini diperbolehkan, tetapi tidak wajib dilakukan sebelum kembali mengikuti kejuaraan.
- Tes harus dilakukan di sirkuit yang diizinkan untuk digunakan oleh pabrikan sesuai dengan ketentuan konsesi dan pilihan sirkuit tes yang berlaku, atau di sirkuit mana pun yang tidak dijadwalkan lagi menggelar balapan MotoGP sepanjang musim berjalan setelah tes tersebut.
Dalam hal apa pun, tes ini tidak boleh dilakukan dalam kurun waktu 8 pekan sebelum balapan MotoGP di sirkuit yang sama.
- Ban yang digunakan akan dihitung sebagai bagian dari alokasi tim tes pabrikan. Maksimal tiga set ban dapat digunakan.
*) Event adalah putaran Grand Prix atau tes resmi yang berlangsung lebih dari satu hari dan diadakan terpisah dari event lainnya.
NB: Tes pasca-Grand Prix atau tes lain yang diselenggarakan bersamaan dengan Grand Prix tidak dihitung sebagai event terpisah, melainkan bagian dari event Grand Prix itu sendiri (termasuk tes yang dilakukan setelah GP, meski lebih dari satu hari kemudian).
Partisipasi dalam suatu event didefinisikan dengan melewati pintu keluar pit lane setidaknya satu kali.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Aprilia Masih Sayang Jorge Martin, Massimo Rivola Yakin Lanjutkan Kerja Sama di MotoGP 2026
- Jorge Martin Ngaku Masih Diskusi dengan Aprilia Soal Kelanjutan Kolaborasi, Coba Samakan Misi
- Jorge Martin Resmi Umumkan Ingin Hengkang dari Aprilia Akhir Musim Ini, Merasa Berhak Tentukan Masa Depannya Sendiri
- Aprilia Puji Kepemimpinan Marco Bezzecchi Selama Jorge Martin Absen, Selalu Percaya Perjuangan Tim
- Aprilia Akui 'LDR' Jadi Kendala Komunikasi, Setia Tunggu Jorge Martin Kembali demi Baikan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR