Bola.net - Pebalap baru Gresini Aprilia, Marco Melandri mengaku bahwa masa-masanya membela Ducati pada tahun 2008 merupakan momen terburuk dalam karirnya di dunia balap motor, demikian yang ia nyatakan kepada Speedweek.
Runner up MotoGP 2005 ini pernah membela Yamaha, Honda, Ducati dan Kawasaki sebelum hijrah ke World Superbike pada akhir 2010. Saat membela Ducati, ia hanya mampu mengakhiri musim di peringkat ke-17, prestasi terburuknya baik di MotoGP maupun World Superbike.
"Momen-momen terburuk bukanlah soal kondisi fisik, melainkan mental. Masa-masa di Ducati adalah masa-masa tersulit. Segalanya tak beres, dan orang-orang di sekitar saya kehilangan kepercayaan," ujarnya.
Melandri sendiri tak pernah percaya diri mengendarai Desmosedici GP8. "Saya sudah mengubah segalanya dari aspek teknis. Situasi seperti itu tak mudah bagi pebalap. Tapi saya sudah melewatinya. Saya belajar dari itu semua dan menatap masa depan," tutupnya. (sw/kny)
Runner up MotoGP 2005 ini pernah membela Yamaha, Honda, Ducati dan Kawasaki sebelum hijrah ke World Superbike pada akhir 2010. Saat membela Ducati, ia hanya mampu mengakhiri musim di peringkat ke-17, prestasi terburuknya baik di MotoGP maupun World Superbike.
"Momen-momen terburuk bukanlah soal kondisi fisik, melainkan mental. Masa-masa di Ducati adalah masa-masa tersulit. Segalanya tak beres, dan orang-orang di sekitar saya kehilangan kepercayaan," ujarnya.
Melandri sendiri tak pernah percaya diri mengendarai Desmosedici GP8. "Saya sudah mengubah segalanya dari aspek teknis. Situasi seperti itu tak mudah bagi pebalap. Tapi saya sudah melewatinya. Saya belajar dari itu semua dan menatap masa depan," tutupnya. (sw/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Karir di Ducati, Masa-Masa Terkelam Melandri
Otomotif 30 Desember 2014, 16:15
-
Aprilia Lega Bikin Melandri Comeback ke MotoGP
Otomotif 23 Desember 2014, 17:00
-
Aprilia: Bautista-Melandri Penting untuk MotoGP 2015
Otomotif 13 Desember 2014, 11:05
-
Aprilia: MotoGP dan WSBK Sama-Sama Menarik, Tapi...
Otomotif 7 Desember 2014, 14:00
-
Melandri: Saya Tak Takut, Tapi Takkan Secepat Marquez
Otomotif 5 Desember 2014, 18:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR