Runner up MotoGP 2005 ini pernah membela Yamaha, Honda, Ducati dan Kawasaki sebelum hijrah ke World Superbike pada akhir 2010. Saat membela Ducati, ia hanya mampu mengakhiri musim di peringkat ke-17, prestasi terburuknya baik di MotoGP maupun World Superbike.
"Momen-momen terburuk bukanlah soal kondisi fisik, melainkan mental. Masa-masa di Ducati adalah masa-masa tersulit. Segalanya tak beres, dan orang-orang di sekitar saya kehilangan kepercayaan," ujarnya.
Melandri sendiri tak pernah percaya diri mengendarai Desmosedici GP8. "Saya sudah mengubah segalanya dari aspek teknis. Situasi seperti itu tak mudah bagi pebalap. Tapi saya sudah melewatinya. Saya belajar dari itu semua dan menatap masa depan," tutupnya. (sw/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Karir di Ducati, Masa-Masa Terkelam Melandri
Otomotif 30 Desember 2014, 16:15
-
Aprilia Lega Bikin Melandri Comeback ke MotoGP
Otomotif 23 Desember 2014, 17:00
-
Aprilia: Bautista-Melandri Penting untuk MotoGP 2015
Otomotif 13 Desember 2014, 11:05
-
Aprilia: MotoGP dan WSBK Sama-Sama Menarik, Tapi...
Otomotif 7 Desember 2014, 14:00
-
Melandri: Saya Tak Takut, Tapi Takkan Secepat Marquez
Otomotif 5 Desember 2014, 18:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR