
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, tak memungkiri perpisahan dengan Marc Marquez di MotoGP 2024 terasa sedih. Namun, ia menegaskan skuadnya akan memperlakukan Marquez seperti rival pada umumnya, dan menjadikan hal ini sebagai lecutan lebih keras untuk membenahi diri.
Marquez dan Honda berpisah usai 11 tahun bekerja sama dan meraih 6 gelar dunia bersama-sama. Marquez pun dipastikan bakal hengkang ke kubu Ducati lewat Gresini Racing. Puig tak memungkiri bahwa kehilangan rider sekaliber Marquez adalah kekecewaan besar bagi pihaknya.
Namun, ia menegaskan bahwa ini bukan berarti Honda Racing Corporation (HRC) bakal hilang semangat. Sebagai pabrikan motor terbesar di dunia, Honda pasti akan mencoba memanfaatkan segala sumber daya demi merakit motor yang dominan seperti sediakala.
Filosofi Honda Tidak Berubah

"Kehilangan seorang juara selalu tak menyenangkan, tetapi yang jauh lebih buruk adalah ketika Anda menyerah menggapai mimpi Anda. Jadi, Honda memang akan kehilangan Marc, tetapi filosofi Honda tidak berubah," ungkap Puig dalam wawancaranya dengan MotoGP.com di Mandalika, Kamis (12/10/2023).
"Kami akan terus berjuang mencari motor yang kompetitif. Inilah mentalitas Honda. Kami punya sejarah panjang, dan tantangan kami saat ini adalah mencari kemajuan karena kami selalu ada papan atas. Jadi, perpisahan ini bikin sedih, tapi kami akan terus melaju ke depan," lanjutnya.
Doakan yang Terbaik, Tetapi Janji Bakal Melawan

Puig menyatakan Honda sangat mensyukuri kontribusi Marquez selama satu dekade lebih, sehingga mendoakan kesuksesan untuk petualangan berikutnya. Namun, Honda juga akan berusaha merakit motor demi mengalahkan pembalap Spanyol tersebut dan juga Ducati.
"Hidup terus berlanjut bagi semua orang. Kami pun sangat berharap Marc mendapatkan apa yang layak ia dapatkan dan menjalani karier yang sangat baik. Di lain sisi, kami akan coba merakit motor yang sangat kompetitif untuk bertarung melawannya," tutupnya.
Jadwal Pekan Balap MotoGP Indonesia 2023
Jumat, 13 Oktober 2023
08:00-08:35 WIB: P1 Moto3
08:50-09:30 WIB: P1 Moto2
09:45-10:30 WIB: FP1 MotoGP
12:15-12:50 WIB: P2 Moto3
13:05-13:45 WIB: P2 Moto2
14:00-15:00 WIB: P MotoGP
Sabtu, 14 Oktober 2023
07:40-08:10 WIB: P3 Moto3
08:25-08:55 WIB: P3 Moto2
09:10-09:40 WIB: FP2 MotoGP
09:50-10:05 WIB: Q1 MotoGP
10:15-10:30 WIB: Q2 MotoGP
11:50-12:05 WIB: Q1 Moto3
12:15-12:30 WIB: Q2 Moto3
12:45-13:00 WIB: Q1 Moto2
13:10-13:25 WIB: Q2 Moto2
14:00-14:45 WIB: SPR MotoGP
Minggu, 15 Oktober 2023
08:40-08:50 WIB: WUP MotoGP
09:00-09:35 WIB: Riders Fan Parade MotoGP
10:00-10:35 WIB: Race Moto3
11:15-11:55 WIB: Race Moto2
13:00-13:50 WIB: Race MotoGP
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Sedih Harus Pisah, Repsol Honda Ogah Paksa Marc Marquez Bertahan Jika Tidak Happy
- Perbedaan Kontrak Pabrikan dan Kontrak Tim MotoGP: Mengapa Marc Marquez Tak Terikat Ducati?
- Terikat Aprilia, Maverick Vinales-Miguel Oliveira Malah Kompak Buka Kans ke Repsol Honda
- Tak Boyong Kru Honda ke Gresini, Marc Marquez: Saya Tak Mau Rusak Kedua Tim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Rins: Kalau Tahu Marc Marquez Pergi, Mungkin Saya Bakal Bela Repsol Honda
Otomotif 13 Oktober 2023, 19:10
-
Eks Crew Chief Joan Mir di Suzuki Resmi Dampingi Marc Marquez di Gresini Racing
Otomotif 13 Oktober 2023, 15:25
-
Repsol Honda Bantah Pepet Miguel Oliveira: Kami Belum Gerak Cari Rider Baru!
Otomotif 13 Oktober 2023, 12:47
-
Kawan Jadi Lawan: Honda Janji Rakit Motor Kompetitif demi Kalahkan Marc Marquez
Otomotif 13 Oktober 2023, 12:08
-
Sedih Harus Pisah, Repsol Honda Ogah Paksa Marc Marquez Bertahan Jika Tidak Happy
Otomotif 13 Oktober 2023, 11:51
LATEST UPDATE
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
-
Nyland Kokoh di Bawah Mistar, Haaland Mematikan di Barisan Depan
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:39
-
Ketika Inggris Keluarkan Kemampuan Terbaik dalam Situasi Paling Sulit
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:13
-
Ini Bukan Akhir, Melainkan Awal Siklus Baru Brasil
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR