
Bola.net - Inggris kembali menunjukkan mental juara saat mengalahkan Meksiko 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan itu lahir lewat pertandingan penuh tekanan yang menguras tenaga hingga menit terakhir.
Laga berlangsung dalam atmosfer luar biasa di Estadio Azteca, markas yang selama puluhan tahun sulit ditaklukkan lawan. Inggris bahkan harus bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua setelah Jarell Quansah menerima kartu merah.
Meski kehilangan satu pemain, Inggris tetap mampu mempertahankan keunggulan. Harry Kane menjadi salah satu penentu kemenangan lewat gol penalti yang membawa timnya menjauh menjadi 3-1.
Kapten Inggris itu mengakui kemenangan tersebut lahir berkat semangat kolektif yang tidak pernah padam. Baginya, setiap pemain mampu mengeluarkan kemampuan terbaik ketika tim menghadapi situasi paling sulit.
Mental Inggris Menjadi Pembeda
Kane mengaku pertandingan melawan Meksiko menjadi salah satu pengalaman paling emosional dalam kariernya bersama tim nasional. Seusai laga, ia masih kesulitan menggambarkan apa yang baru saja terjadi.
"Ini pertandingan yang gila. Kami harus menemukan sesuatu... Kami menemukan jalannya. Kami mendapat dukungan luar biasa dari para suporter. Saya kehilangan kata-kata," ujar Kane.
Penyerang berusia 32 tahun itu menilai kemenangan tidak hanya lahir dari kualitas individu. Seluruh pemain rela berjuang demi satu sama lain ketika tekanan datang bertubi-tubi.
"Setiap pemain harus menggali lebih dalam dan menemukan sesuatu dari dalam diri mereka agar kami bisa lolos. Ada begitu banyak pahlawan di lapangan. Saya sangat bangga kepada tim dan cara kami berjuang. Kami menemukan jalan untuk lolos bersama. Malam yang sangat spesial."
Ujian Berat yang Mempererat Tim
Inggris sempat berada di atas angin setelah dua gol Jude Bellingham membawa mereka unggul 2-0. Meksiko kemudian memperkecil ketertinggalan sebelum pertandingan berubah semakin menegangkan akibat kartu merah Quansah.
Kane mencetak gol ketiga melalui titik penalti, tetapi drama belum berakhir. Raul Jimenez membalas lewat penalti setelah Kane melakukan pelanggaran sehingga Inggris harus bertahan mati-matian hingga peluit panjang berbunyi.
Menurut Kane, pertandingan seperti itu menjadi pembuktian nyata mengenai kebersamaan yang selama ini dibangun di dalam skuad. Ia merasa perjuangan menghadapi berbagai rintangan justru mempererat hubungan antarpemain.
"Kami sering berbicara mengenai kebersamaan, keinginan, dan bekerja untuk satu sama lain. Namun, pada akhirnya, semua itu harus dibuktikan. Tidak ada ujian yang lebih besar daripada bermain tandang melawan Meksiko dan menghadapi begitu banyak kesulitan."
Lawan Berikutnya: Norwegia
Pelatih Thomas Tuchel juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya setelah berhasil mematahkan rekor kandang Meksiko di Piala Dunia. Sebelum pertandingan ini, Meksiko tidak pernah kalah dalam 10 laga Piala Dunia yang dimainkan di Mexico City.
"Saya sangat bangga. Pertandingan ini sangat sulit. Ketika kami merasa mulai menguasai momentum, selalu ada hambatan. Namun, saat keadaan menjadi berat, mereka tidak pernah menyerah dan tidak pernah kehilangan keyakinan."
Inggris kini mengalihkan fokus menuju perempat final menghadapi Norwegia pada 11 Juli di Miami Stadium. Kane menilai lawannya memiliki kualitas tinggi, terutama setelah Erling Haaland membawa Norwegia menyingkirkan Brasil lewat dua gol.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka tim yang sangat bagus dengan sejumlah pemain berbahaya. Untuk saat ini, mari menikmati kemenangan atas Meksiko, lalu kami akan mulai melakukan persiapan seperti biasa."
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Ketika Inggris Keluarkan Kemampuan Terbaik dalam Situasi Paling Sulit
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:13
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris
Piala Dunia 6 Juli 2026, 03:19
LATEST UPDATE
-
Arda Guler, Perkembangan Kecilnya Bisa Beri Dampak Besar pada Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 09:47
-
Diego Moreira: Ambisi, Target, dan Karakter Sang Pemain Baru AC Milan
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:39
-
AS Roma Cetak Sejarah Unik Usai Rodrigo Mora Kenakan Nomor 86
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:31
-
Juventus Tetapkan Bek Sayap sebagai Prioritas Transfer Terakhir
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:20
-
Atletico Madrid Nego Nicolas Jackson, Chelsea Ingin Jual Permanen
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 06:56
-
Carlos Baleba Belum Deal, Manchester United Harus Naikkan Tawaran
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:51
-
Arsenal Dapat Lampu Hijau dari Atletico, tapi Julian Alvarez Prioritaskan Barcelona
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:45
-
Liverpool Dapat Angin Segar dalam Perburuan Bradley Barcola
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:40
-
Manchester United Terancam Gagal Rekrut Lewis Hall dari Newcastle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:35
-
Man City Kejar Pemain Sayap Palmeiras usai Sepakat Jual Savinho ke Tottenham
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:10
-
Liverpool Incar Endrick Usai Tawaran untuk Yankuba Minteh Ditolak
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR