Baru-baru ini, tim Bola.net pun berkesempatan bertemu dan mengobrol santai dengan pebalap yang akrab disapa Adrian ini. Dalam obrolan kami, Adrian pun mengisahkan perjalanannya menjadi pebalap profesional, yakni dari pertama kali ia mengendarai motor hingga melebarkan sayap ke Spanyol seperti sekarang.
Dengan ambisi turun di MotoGP melalui Moto2, Adrian pun kini disibukkan dengan berbagai kegiatan dan latihan di Sirkuit Almeria, Spanyol, sirkuit yang juga dimiliki oleh Garcia. Simak kisah perjalanan Adrian yuk, Bolaneters! [initial] (bola/kny)
Kendarai Motor Sejak Balita

Adrian pun mengaku kerap mengendarai motor itu setiap pulang sekolah, namun ketika jalanan di depan rumahnya mulai ramai, sang ayah, Erin Rusmiputro membuat sirkuit mini dengan beberapa gundukan kecil di tanah kosong di dekat rumahnya. Sejak itu pula, Adrian lebih serius belajar mengendarai motor.
"Saya juga sempat serius mendalami motocross, namun suatu saat ayah mengajak saya ke sirkuit aspal untuk mengendarai minimoto. Seiring berjalannya waktu, saya lebih menyukai balapan di aspal. Saya suka sensasi ketika lutut saya menyentuh aspal. Sejak itu, saya menyukainya. Keluarga juga sangat mendukung, meski balap motor berbahaya. Semua pekerjaan pasti memiliki risiko masing-masing, namun saya menyukai risiko yang saya dapat dari dunia balap motor," tutur rider berusia 22 tahun ini.
Jadi Rider Profesional

Pada tahun 2012, Adrian merebut peringkat runner up di Losail Asia Championship 600cc, yang mengantarkannya ke ajang European Junior Cup pada tahun 2013, yakni supporting event untuk WorldSBK. Pada musim itu, ia menyelesaikan musim di peringkat ketujuh.
Pada tahun yang sama, ia pun bertemu dengan Garcia, yang saat itu dikenal tengah mengasah kemampuan Rabat dan rider wanita asal Spanyol, Ana Carrasco. "Saat menjalani uji coba Superstock bersama Suzuki di Almeria, saya berkenalan dengan David. Saya pun menjalani latihan selama beberapa hari di sirkuitnya, dan pada hari kelima, David menyodorkan kontrak kepada saya. Menurutnya, saya punya talenta spesial dan semangat tinggi," ujar Adrian.
Adrian pun mengaku tak berpikir panjang dan langsung menerima tawaran tersebut. "Ini adalah impian jadi nyata, karena sejak 2010, saya ingin pergi ke Spanyol, berlatih di sana dan turun balapan di Moto2. Saya pun langsung memberikan tanda tangan karena ini impian saya. Ada tiga syarat yang tidak David tuliskan, yakni saya harus tinggal di Spanyol, berlatih setiap hari dan mengikuti semua sarannya," tambahnya.
Berkompetisi di Spanyol

Dalam kejuaraan RFME CEV, Adrian turun di Seri Aragon, Spanyol di mana ia finis keempat. Sementara di FIM European Moto2 Championship, ia turun sebagai pebalap wildcard dengan Tim Ciatti di Seri Albacete, Spanyol, di mana ia finis di posisi ke-22. "Untuk 2016, sejatinya saya belum dipatok untuk meraih prestasi tertentu, melainkan lebih fokus untuk persiapan masa depan, karena saya diharapkan turun di Grand Prix Moto2," jelasnya.
"Untuk tahun ini, saya turun di Kejuaraan Eropa Moto2 yang digelar di Albacete. Selain itu, saya turun di kejuaraan-kejuaraan lokal di Spanyol, seperti Campeonato de Espana, Andalucia Championship dan Winter Race. Ada sekitar 5-6 kejuaraan yang saya ikuti. Untuk Kejuaraan Eropa Moto2, saya akan turun lagi di Jerez dan Valencia," tambah pebalap yang hobi bermain gokart ini.
Langkah ke Grand Prix Moto2

"Saya jelas mengidolakan para pebalap MotoGP, tentunya Valentino Rossi. Ketika ada yang menyebut saya sebagai 'The Next Rossi from Indonesia', saya belum percaya soal itu karena perjalanan saya masih sangat panjang, dan masih harus bekerja keras. Saya menyadari bahwa tak mudah menyamai prestasi Rossi, tapi semoga saya bisa melakukannya," ujarnya.
Usai rider SAG Racing Team Moto2, Luis Salom tewas akibat kecelakaan hebat di Moto2 Catalunya, Spanyol bulan Juni lalu, Adrian bahkan sempat santer dikabarkan akan menjadi penggantinya. Meski begitu Adrian menampik kabar ini, meski tak memungkiri tengah berusaha untuk turun di Moto2 secepat mungkin.
"Kabar bahwa saya akan menggantikan Luis Salom itu tidak benar. Namun saya memang kerap berhubungan dengan SAG karena saya membela mereka di RFME. Saya kerap berlatih dengan Luis dan juga Jesko Raffin. Jadi mungkin dari sanalah rumor itu beredar. Untuk tahun depan, arah saya memang ke Kejuaraan Dunia Moto2, namun masih tergantung hasil balap saya tahun ini," jelasnya.
Tips untuk Pebalap Muda

"Untuk pebalap pemula, menurut saya harus rajin-rajin menambah kilometer bersama motor di lintasan balap. Tentu harus di sirkuit, jangan di jalan raya. Tak usah terlalu memikirkan catatan waktu, dan lebih rajin berlatih. Tubuh dan motor harus menyatu, namun hal ini jelas tak bisa dilakukan dalam jangka 1-2 tahun untuk mencapai level tinggi. Dengan begitu, lambat laun pasti akan memahami karakter motor dan menemukan teknis tersendiri untuk balapan," pungkasnya.
Nah, bagaimana, Bolaneters? Seru 'kan perjalanan Adrian? Meski perjalanan selanjutnya menuju kejuaraan dunia masih panjang dan tak mudah, mari kita berikan dukungan dan semangat bagi Adrian demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Moto2 2016 Usai Seri Inggris
Otomotif 4 September 2016, 21:35
-
Thomas Luthi Sabet Kemenangan di Moto2 Inggris
Otomotif 4 September 2016, 21:20
-
Kisah Ali Adrian, Rider Indonesia Usung Impian ke MotoGP
Otomotif 4 September 2016, 15:00
-
Alex Marquez Akui Terlalu Ngotot Samai Prestasi Sang Kakak
Otomotif 1 September 2016, 16:00
-
Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Inggris 2016
Otomotif 31 Agustus 2016, 12:00
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR