- Race Direction atau Badan Pengawas Balap MotoGP, memastikan bahwa insiden kecelakaan yang dialami rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo di Aragon, Spanyol pada MInggu (23/9) lalu merupakan insiden balap biasa.
Lorenzo yang start dari pole, secara mengejutkan mengalami highside dan terlempar dari motornya pada tikungan pertama pada lap pembuka. Selain gagal finis, ia juga didiagnosa mengalami dislokasi tulang ibu jari dan keretakan tulang metatarsal kedua pada kaki kanannya.
Usai balap, Lorenzo menyebut rider Repsol Honda, Marc Marquez sebagai biang keladi dari insiden tersebut. Ia yakin Marquez sengaja melakukan 'block pass' padanya agar ia tersalip rider-rider lain, hingga ia terpaksa melebar, melaju di area lintasan yang kotor dan secara tak terduga, ban belakangnya selip.
Ducati Tak Layangkan Protes

Race Director MotoGP, Mike Webb pun mengaku pihaknya telah melakukan evaluasi mendalam mengenai insiden tersebut lewat berbagai tayangan ulang, dan menetapkan bahwa peristiwa itu adalah insiden yang normal.
"Tak satu pun orang dari Ducati datang untuk bicara dengan kami dan memberikan keluhan. Setelah memeriksa semua tayangan, kami mengevaluasinya sebagai insiden balap biasa," ujar Webb seperti yang dilansir Marca.
Pandangan Rider Lain
Rider Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro merupakan salah satu orang yang meyakini bahwa Marquez tak punya andil dalam insiden tersebut. Hal ini disampaikan Espargaro lewat Twitter saat seorang penggemar menanyakan pandangannya.
"Saya menonton ulang balapan dan menurut saya Marc jauh dari Jorge. Ia tak berusaha memblokir laju Jorge. Tampaknya Jorge membuka gas di area yang kotor. Tapi saya ulangi, itu hanyalah opini saya," ujar Espargaro, yang dalam balapan tersebut finis keenam.
Di sisi lain, dua kali juara WorldSBK, Troy Corser berada di pihak Lorenzo dan yakin Marquez seharusnya dijatuhi penalti. "Marc melaju melebih batasan trek untuk memimpin di tikungan pertama, membuat Jorge keluar dari garis balap, agak seperti jump start, harus diberi hukuman," ungkap Corser, juga lewat Twitter.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquez: Pembatas dengan Lorenzo Hanya Buang Waktu
Otomotif 26 September 2018, 14:50
-
Bos Honda Puji 'Kenekatan' Marquez di MotoGP Aragon
Otomotif 26 September 2018, 10:55
-
Lorenzo Soal Marquez: Beda Pendapat Bukan Berarti 'Perang'
Otomotif 26 September 2018, 09:45
-
Konflik Marquez vs Lorenzo Dipastikan 'Insiden Balap Biasa'
Otomotif 26 September 2018, 09:05
-
Marquez: Sikap Rossi dan 'Saran' Lorenzo Tak Pengaruhi Saya
Otomotif 25 September 2018, 15:00
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
-
Kabar Baik untuk Barcelona, Pedri Tidak Cedera
Liga Champions 9 April 2026, 20:00
-
Marcus Rashford Murka, Nilai Barcelona Dirugikan Keputusan Wasit
Liga Champions 9 April 2026, 19:41
-
Taktik 5 Bek Arne Slot saat Liverpool Lawan PSG: Gagal Total!
Liga Champions 9 April 2026, 19:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR