Bola.net - - Pengamat MotoGP kawakan asal Italia, Carlo Pernat meyakini bahwa rider Repsol Honda, Marc Marquez akan menjadi sosok kunci dalam masa silly season 2018, entah ia bertahan di Honda atau pindah ke tim lain. Hal ini diungkapkan Pernat melalui kolom analisanya di GPOne.
Tahun 2018 akan menjadi tahun keenam Marquez di Repsol Honda, dan pada akhir musim, kontraknya akan habis. Usai enam musim, banyak pihak yakin bahwa itulah saatnya Marquez mencoba peruntungan di pabrikan lain, seperti Valentino Rossi yang justru nekat pindah ke Yamaha pada 2004 usai empat tahun membela Honda.
"Silly season bakal seru, karena banyak kontrak yang habis, jadi orang bakal cari kontrak baru. Kuncinya adalah Marc, yang seperti juara lain, pasti ingin menang dengan pabrikan lain, jika tidak maka bakal jadi unfinished business baginya. Saya tak berkata ia wajib pindah, tapi ia jelas bakal mempertimbangkannya, meski takkan mudah," tutur Pernat.
Jadi ke mana kira-kira Marquez bakal bernaung? Pernat pun yakin KTM akan getol mengejarnya untuk mendorong pengembangan RC16 lebih cepat. "Semua orang berpikir KTM. Jika motor mereka bagus, maka Marc bisa dapat kontrak yang tak bisa ia tolak. KTM sukses di semua kategori, tapi kita lihat saja di masa depan," tuturnya.
Jika ini terwujud, Pernat yakin rider-rider lain bakal berebut kursinya. "Jika Marc pindah, maka akan terjadi reaksi berantai, seperti saat Jorge Lorenzo meninggalkan Yamaha menuju Ducati. Bakal ada perubahan besar. Dani Pedrosa juga berpeluang pindah, dan dua kursi kosong di Repsol Honda bakal diincar," pungkas Pernat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquez Pertimbangkan Ikuti Jejak Rossi Soal Motor Ranch
Otomotif 30 Desember 2017, 13:30
-
Marc Marquez: Pintu Saya Terbuka untuk Tim Apa Saja
Otomotif 30 Desember 2017, 10:30
-
'Kontrak Marc Marquez Bakal Timbulkan Reaksi Berantai'
Otomotif 30 Desember 2017, 09:30
-
'Marc Marquez Sulit Samai Raihan Valentino Rossi'
Otomotif 29 Desember 2017, 14:35
-
Apa Jadinya Bila Marquez-Pedrosa Jadi Guru Matematika?
Otomotif 29 Desember 2017, 08:50
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR