
Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, menyatakan bahwa pihaknya mau-mau saja menyediakan dua motor untuk tim Valentino Rossi, Team VR46, di MotoGP suatu saat nanti, namun hanya saat RC16 bisa lebih konsisten ikut memperebutkan gelar dunia. Hal ini ia sampaikan via Speedweek, Jumat (18/12/2020).
Seperti diketahui, Team VR46 akan melebur dengan Esponsorama Racing di MotoGP 2021, menggunakan motor Ducati Desmosedici GP19 untuk menurunkan Luca Marini. Namun, tampaknya Team VR46 takkan berlama-lama di Ducati, dan membidik pabrikan lain pada 2022.
Sebagai ikon Yamaha, Rossi sendiri uniknya tak mewajibkan Team VR46 bekerja sama dengan pabrikan Garpu Tala, apalagi pabrikan ini telah menjalin kerja sama yang erat Petronas SRT. Spekulasi yang beredar pun menyatakan Team VR46 akan jadi tim satelit Suzuki.
Tech 3 Racing Tetap Jadi Klien Nomor Satu

KTM sendiri baru-baru ini telah resmi melanjutkan kerja sama sampai 2026 dengan Tech 3 Racing, tim asal Prancis yang telah menjadi tim satelit mereka sejak 2019. Beirer pun menyatakan Tech 3 akan tetap jadi klien utama mereka, namun tak menutup kemungkinan akan menggaet tim satelit satu lagi.
"Sudah jelas bahwa kami akan melanjutkan kerja sama dengan tim satelit utama kami, Tech 3. Tapi pada suatu titik, kami akan pikirkan apakah kami bisa menurunkan tim ketiga jika ada yang tertarik. Selama belum ada permintaan, itu hanya spekulasi," ungkap Beirer.
Tapi pria asal Jerman ini bakal bersikap terbuka jika Rossi menyatakan ketertarikan. "Dorna Sports ingin tiap pabrikan memiliki satu tim satelit saja. Namun, kami bakal senang mendengar kabar dari Vale kapan pun. Namun, lebih baik sebelum 2022 atau 2023," lanjutnya.
Hanya Bisa Didiskusikan Jika KTM Sudah di Papan Atas
Meski begitu, Beirer menyatakan kans tim ketiga KTM hanya bisa mulai didiskusikan jika motor RC16 bisa lebih konsisten mengancam dalam perebutkan gelar dunia MotoGP. Selama RC16 belum konsisten di papan atas, menurutnya tiada guna memimpikan tim satelit kedua.
"Sekalinya kami bisa mengklaim bahwa tim pabrikan KTM dan Tech 3 sama-sama bisa mencapai puncak MotoGP, kami akan diskusikan apakah kami bisa menyediakan motor untuk tim satelit kedua. Jika ada yang tertarik, tentu kami akan tawarkan motor kami," tuturnya.
"Namun, ini bukan saatnya memikirkan itu. Kami memang mengalami kemajuan besar di MotoGP 2020 karena memenangi tiga balapan, namun kami masih harus mengonfirmasinya tahun depan," pungkas eks crosser MXGP ini.
Sumber: Speedweek
Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021
Baca Juga:
- 'Sirkuit Mandalika Jadi atau Tidak, MRTI Tetap Fokus Turun di Moto2 2021'
- Inilah Jadwal Balap dan Peserta Sementara WorldSBK 2021
- 'Jadi Pembalap atau Manajer Tim, Valentino Rossi Penting bagi MotoGP'
- Dorna Sports Larang Repsol Honda Turunkan 3 Motor di MotoGP 2021
- Carmelo Ezpeleta: Ada Marc Marquez atau Tidak, MotoGP 2020 Tetap Bergengsi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM Mau Sediakan Motor untuk Tim Valentino Rossi, Asal...
Otomotif 20 Desember 2020, 16:33
-
'Jadi Pembalap atau Manajer Tim, Valentino Rossi Penting bagi MotoGP'
Otomotif 18 Desember 2020, 17:36
-
Video: Ketika Valentino Rossi dan Luca Marini Saling Tanya Jawab
Open Play 18 Desember 2020, 09:06
-
Manajer Fernando Alonso Minta Valentino Rossi Pensiun: Dia Bukan Zlatan Ibrahimovic
Otomotif 17 Desember 2020, 09:56
-
Video: Aksi Franco Morbidelli Jadi 'Pelatih' Lewis Hamilton di Valencia
Open Play 16 Desember 2020, 18:02
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
-
Hasil Kualifikasi Moto4 European Cup Catalunya 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR