Bola.net - - Pembalap baru Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengaku sangat memaklumi kesulitan yang dihadapi Movistar Yamaha MotoGP dalam menyeimbangkan situasi kerja dan atmosfer tim saat ia masih bertandem dengan Valentino Rossi pada musim 2008-2010 dan 2013-2016. Hal ini disampaikan Lorenzo kepada Marca.
Selama tujuh musim bertandem, Lorenzo dan Rossi memang dikenal kerap mengalami cekcok baik di dalam maupun luar lintasan. Puncaknya terjadi ketika The Doctor menuduh Lorenzo dan Marc Marquez bersekongkol menjegal langkahnya merebut gelar dunia pada tahun 2015 lalu.
Peristiwa tersebut memunculkan gosip bahwa inilah alasan utama Lorenzo memutuskan hijrah ke Ducati, namun rider berusia 29 tahun itu membantah. Meski begitu, ia sangat memaklumi bahwa Rossi memiliki peranan besar dalam perkembangan Yamaha baik di dunia balap maupun di sektor penjualan sejak tahun 2004 silam.
Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi (c) AFP
"Yamaha memiliki rider yang berstatus sebagai ikon balap motor, dan mereka harus menjaganya, apalagi ia telah membantu Yamaha menjual begitu banyak motor dan sangat akrab dengan media. Kemudian datanglah saat kami berdua memperebutkan gelar dunia, dan bagi mereka tak mudah mengendalikan situasi," ujar Lorenzo.
Selama tujuh musim bertandem dengan Rossi, sampai saat ini Lorenzo masih kerap menegaskan bahwa dirinya mendapat dukungan teknis yang sama besarnya dengan Rossi dan tak pernah merasa dianaktirikan. Meski begitu, secara mental, ia tetap merasakan perbedaan perlakukan ketika keduanya mengalami konfrontasi.
"Saya paham Yamaha harus menjaga 'berlian' mereka. Terima atau tidak, Vale punya peranan besar di media dan penjualan meski sudah lama tak juara. Hal ini memang membuat Yamaha sulit memperlakukan kami dengan setara, dan segalanya makin sulit ketika kami cekcok. Tapi seperti yang sudah saya katakan, saya memahaminya," pungkas Por Fuera.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo Akui Maklum Yamaha Harus 'Jaga' Rossi
Otomotif 16 Maret 2017, 13:45
-
Uji Coba Tak Menjanjikan, Valentino Rossi Masih Optimis
Otomotif 15 Maret 2017, 12:45
-
Pramusim Kelabu, Valentino Rossi Harapkan Keajaiban
Otomotif 13 Maret 2017, 16:15
-
Cemas, Rossi Ingatkan 2017 Bukan Musim Terakhirnya
Otomotif 13 Maret 2017, 12:15
-
Tiga Yamaha Dominasi Hari Kedua Uji Coba MotoGP Qatar
Otomotif 12 Maret 2017, 10:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR