Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengaku salut pada sang tandem, Andrea Dovizioso yang sukses meraih kemenangan di MotoGP Qatar, sekaligus untuk ketiga kalinya membekuk rider Repsol Honda, Marc Marquez tepat di tikungan terakhir. Hal ini disampaikan Lorenzo dalam wawancaranya bersama AS.
Lorenzo sendiri terpaksa rela dirinya harus gagal finis, akibat kerusakan rem Desmosedici GP18. Meski begitu, Por Fuera tetap turut senang melihat Dovizioso dan Ducati meraih kemenangan, menyebut hasil ini adalah bukti bahwa GP18 punya potensi tinggi untuk membuatnya meraih prestasi serupa di masa depan.
"Saya turut senang atas kemenangan Ducati di Qatar. Dovi terbukti berkepala dingin dan cerdas dalam pertarungan seperti itu, karena mengalahkan Marc tak pernah mudah. Dovi juga terus mengeluarkan seluruh potensi motor kami. Kita lihat saja nanti apa saya bisa mencapai levelnya, agar tak hanya satu rider Ducati yang merebut kemenangan," ujar Lorenzo.
Sebagai lima kali juara dunia, Lorenzo pun yakin dirinya masih punya talenta dan kemampuan yang sama seperti dulu, dan menurutnya ini hanya soal waktu. Rider berusia 30 tahun ini pun tetap bekerja keras demi beradaptasi dengan karakter GP18.
"Satu hal yang menjadi fokus saya saat ini adalah mencari cara untuk melaju sangat cepat dan meraih kemenangan perdana saya sesegera mungkin. Saya tahu dan paham kemampuan saya saat kondisi saya 100%, dan kami pasti bisa meraihnya. Tak diragukan lagi," tutup Lorenzo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Awal Musim Tak Mulus, Jorge Lorenzo Pecat Pelatih Balap?
Otomotif 26 Maret 2018, 14:30
-
Ducati: Jorge Lorenzo Hanya Kurang Tenang
Otomotif 26 Maret 2018, 14:00
-
Lorenzo Akui Salut Dovizioso Kalahkan Marquez 3-0
Otomotif 26 Maret 2018, 12:15
-
Jorge Lorenzo Tak Cemas Gaji dan Kontrak Baru Ducati
Otomotif 23 Maret 2018, 13:00
-
Gelar Dunia Masih Jadi Prioritas Lorenzo di Ducati
Otomotif 23 Maret 2018, 09:20
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR