Baik Lorenzo maupun Marquez diteriaki oleh penonton saat mereka berada di grid menjelang start MotoGP Qatar, begitu pula saat keduanya menapaki tangga podium, di mana Lorenzo keluar sebagai pemenang dan Marquez finis ketiga.
Banyak pihak memperkirakan bahwa teriakan yang diterima Lorenzo dan Marquez ini berhubungan dengan kegagalan The Doctor menyabet gelar dunianya yang ke-10 di MotoGP Valencia, Spanyol pada bulan November lalu.
Meski begitu, Rossi mengaku tak bisa bertanggung jawab atas tindakan fans-nya. "Saya rasa tak banyak penggemar Italia yang datang di Qatar. Bagaimanapun saya tidak menciptakan situasi ini, dan saya tak tahu bagaimana saya bisa memperbaikinya," ujar Rossi seperti yang dilansir Motorsport.
Akhir pekan ini, Rossi yang finis keempat di Qatar akan kembali bertemu dengan Lorenzo dan Marquez dalam MotoGP Argentina yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo, di mana ia sukses meraih kemenangan tahun lalu. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disindir Jorge Lorenzo, Valentino Rossi Bela Fanclub
Otomotif 1 April 2016, 17:15
-
Lorenzo-Marquez Diteriaki Penggemar, Rossi Angkat Tangan
Otomotif 1 April 2016, 12:30
-
Diteriaki Penonton, Lorenzo-Marquez Pilih Santai
Otomotif 1 April 2016, 11:15
-
Peringatan 20 Tahun Kiprah Valentino Rossi di Grand Prix
Otomotif 1 April 2016, 10:30
-
Prediksi MotoGP Argentina 2016: Pembuktian Lorenzo dan Ducati
Otomotif 31 Maret 2016, 17:30
LATEST UPDATE
-
5 Pemain Liverpool Ini Bisa Hijrah ke Serie A, 3 Menuju Juventus?
Liga Italia 27 Mei 2026, 16:33
-
Lionel Messi Belum Fit 100 Persen untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 16:26
-
Liverpool Dapat Kabar Besar dari Jeremy Jacquet Jelang Musim Baru
Liga Inggris 27 Mei 2026, 13:28
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR