Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo yakin masih banyak hal yang harus ia pelajari demi benar-benar menyatu dengan motor Desmosedici, dan paham bahwa masih banyak ruang baginya untuk melakukan peningkatan. Usai bersusah payah tahun lalu, rider berusia 30 tahun ini pun optimis atas jalannya musim ini.
Tahun lalu, Lorenzo memang sulit beradaptasi dengan karakter Ducati, mengingat ia telah begitu lama membela Movistar Yamaha MotoGP. Performanya naik turun sepanjang musim, namun tren positif tampak menjelang musim berakhir. Por Fuera pun makin semangat untuk kembali ke papan atas.
"Proses belajar takkan pernah berakhir. Di Yamaha pun, saya tak pernah berhenti berusaha meningkatkan performa dan beradaptasi selama sembilan tahun. Jika tak hilang kemauan dan rasa ingin tahu, Anda akan selalu mampu belajar. Sebelum saya memutuskan pensiun, takkan ada yang berubah. Saya akan selalu mencoba belajar hal baru," ujarnya via Speedweek.
Jorge Lorenzo (c) Ducati
Lorenzo pun meyakini tak ada rider yang gaya balapnya sempurna. "Tahun lalu, saya benar-benar mengubah gaya balap. Saya banyak belajar menjinakkan Ducati sebaik mungkin, tapi gaya balap saya tak pernah 'lengkap'. Saya pun berusaha keras untuk beradaptasi, dan saya rasa hasilnya akan tampak tahun ini," tuturnya.
Di lain sisi, lima kali juara dunia ini optimis para engineer Ducati telah berhasil memperbaiki masalah sulitnya motor di ajak berpindah arah di tikungan, masalah yang dikeluhkan oleh nyaris seluruh rider Ducati yang ada di MotoGP.
"Saya yakin motor 2018 bakal lebih baik dan akan lebih cocok untuk saya ketimbang versi tahun lalu. Dengan begitu, saya tak hanya akan lebih tangkas di pengereman, akselerasi dan di trek lurus, melainkan juga di mid-corner," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Proses Belajar di Ducati Takkan Pernah Usai
Otomotif 22 Januari 2018, 12:00
-
Dovizioso Ingin Hindari Cekcok dengan Lorenzo
Otomotif 19 Januari 2018, 16:00
-
Godok Kontrak Rider, Ducati Santai Ditinggal Teknisi
Otomotif 19 Januari 2018, 13:00
-
Jorge Lorenzo Yakin Takkan Lagi Dapat Gaji Tinggi
Otomotif 19 Januari 2018, 11:00
-
Punya Pelatih Balap Baru, Lorenzo Ogah Lupakan Pirro
Otomotif 18 Januari 2018, 15:15
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR