Bola.net - - Rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengaku bahwa prioritasnya di MotoGP 2019 dan 2020 adalah bertahan di tim yang sama, dan takkan jadi masalah bila nilai kontraknya nanti takkan setinggi kontrak sebelumnya. Hal ini ia sampaikan kepada Motomatters di sela peluncuran tim di Borgo Panigale, Italia, Senin (15/1).
Lorenzo bergabung dengan Ducati pada awal 2017, dan nilai kontraknya dikabarkan mencapai angka 25 juta euro untuk dua musim, angka gaji tertinggi yang ada di MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Angka gaji Lorenzo sempat membuat heboh paddock MotoGP, namun ia yakin ini bukan tanpa alasan.
"Saya punya kontrak yang baik, karena 'nilai' saya waktu itu tinggi. Saat saya menandatangani kontrak, saya adalah lima kali juara dunia, punya 65 kemenangan yang 44 di antaranya di MotoGP. Saya punya banyak pole, selalu memperebutkan gelar selama sembilan tahun. Jadi saya 'memenangkan' kontrak ini," ujarnya.
Jorge Lorenzo (c) Ducati
Di sisi lain, Lorenzo tak malu mengakui bahwa hasil sepanjang 2017 tak begitu memuaskan, mengingat ia cukup kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici. Jadi apabila Ducati memperpanjang kontraknya dan menurunkan nilai gajinya, maka rider 30 tahun ini akan terima-terima saja.
"Orang bilang 'nilai' Anda sama dengan hasil balapan terakhir Anda. Balapan terakhir saya berakhir dengan kecelakaan, jadi 'nilai' saya tidak terlalu tinggi! Selain itu, musim lalu juga tak terlalu baik. Tapi saya senang berada di sini untuk passion, karena secara ekonomi, situasi saya juga baik," tuturnya.
Meski begitu, Lorenzo belum membicarakan kontrak baru dengan Ducati. "Prioritas saya adalah bertahan, mengakhiri apa yang saya mulai, yakni meraih gelar. Jika memungkinkan lanjut dengan Ducati, saya bakal sangat senang. Terlalu dini membicarakannya, karena kami belum diskusi. Tapi cepat atau lambat, diskusi akan terjadi dan kita lihat saja nanti," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso Ingin Hindari Cekcok dengan Lorenzo
Otomotif 19 Januari 2018, 16:00
-
Godok Kontrak Rider, Ducati Santai Ditinggal Teknisi
Otomotif 19 Januari 2018, 13:00
-
Jorge Lorenzo Yakin Takkan Lagi Dapat Gaji Tinggi
Otomotif 19 Januari 2018, 11:00
-
Punya Pelatih Balap Baru, Lorenzo Ogah Lupakan Pirro
Otomotif 18 Januari 2018, 15:15
-
Ducati Tak Takut Kemungkinan Dovizioso-Lorenzo Cekcok
Otomotif 18 Januari 2018, 12:15
LATEST UPDATE
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR