Musim lalu, Valentino Rossi sukses memimpin klasemen pebalap sepanjang musim dan kalah dari Lorenzo tepat di seri terakhir. Hal inipun tak membuat Lorenzo berpikir negatif soal dukungan Yamaha, mengingat ia merasa selalu mendapatkan perangkat yang sama seperti Rossi.
"Saya rasa saya bukan pebalap nomor satu di Yamaha. Kedua pebalap diperlakukan sama dalam tim kami. Jadi pada intinya saya tidak peduli apakah saya nomor satu atau nomor dua selama saya mendapatkan materi yang sama seperti tandem saya," ujar Lorenzo.
Por Fuera juga mengaku senang bahwa Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis sempat secara publik menyatakan bahwa tanda tangan Lorenzo di atas kontrak baru merupakan prioritas pihaknya. Hal inipun sesuai keinginan Lorenzo yang ingin mengakhiri karir di pabrikan Garpu Tala.
"Sangat penting Lin mengatakan hal ini secara publik. Semoga kami bisa mencapai kesepakatan sesegera mungkin karena saya ingin pensiun bersama Yamaha. Kami belum berdiskusi, tapi akan segera melakukannya. Tanda tangan kontrak seawal mungkin bisa meringankan beban saya," tutup Lorenzo. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo Sebut Dirinya Bukan Rider No.1 di Yamaha
Otomotif 24 Februari 2016, 17:30
-
'Soal Kontrak Pebalap, Honda-Yamaha Aman-Aman Saja'
Otomotif 24 Februari 2016, 15:15
-
Bos Honda Ingin Valentino Rossi-Marc Marquez Berdamai
Otomotif 23 Februari 2016, 15:00
-
Lebih Muda, Lorenzo Pede Bisa Patahkan Prestasi Rossi
Otomotif 23 Februari 2016, 14:00
-
Highlight Aksi Lorenzo-Rossi di Uji Coba MotoGP Australia
Open Play 23 Februari 2016, 11:45
LATEST UPDATE
-
Juventus Sempurna untuk Robert Lewandowski
Liga Italia 6 April 2026, 12:59
-
Nasib Arne Slot Dipertaruhkan di Laga Kontra PSG?
Liga Inggris 6 April 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13


























KOMENTAR