Zeelenberg meyakini bahwa ada beban tertentu bagi seorang pebalap yang bertandem dengan Rossi, namun pria asal Belanda ini yakin bukan tekanan ini yang membuat Lorenzo hengkang. Ia menegaskan bahwa Lorenzo pergi berkat tekad mencari tantangan mengendarai motor lain.
"Situasi yang terjadi bila Vale rekan setim Anda, adalah Anda akan selalu merasa sebagai pebalap nomor dua. Takkan berubah sampai kapan pun. Untungnya Jorge mampu juara. Vale memang paling populer. Tak ada bedanya pula saat Jorge di Ducati nanti. Vale adalah Vale. Anda takkan bisa menggantikan Vale, tapi begitu juga dengan Jorge," ujarnya.
Mantan pebalap Grand Prix ini juga menegaskan bahwa motivasi terbesar Lorenzo adalah berusaha meraih prestasi terbaik di lintasan, dan hal ini terbukti dari tiga gelar dunia MotoGP yang ia raih bersama Yamaha pada 2010, 2012 dan 2015.
"Vale bukan alasan utama Jorge pindah. Ia pindah karena ingin tantangan baru. Anda tak mungkin pergi hanya karena tandem Anda lebih populer. Itu sudah jelas. Jorge ingin membuktikan skill di lintasan, dan itulah alasan ia sukses di Yamaha. Kami memenangkan tiga gelar bersama dan mencoba meraih yang keempat musim ini," tutup Zeelenberg. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Lorenzo Tak ke Ducati Hanya Karena Rossi Lebih Populer'
Otomotif 28 April 2016, 14:15
-
Trofi Kemenangan Rossi 'Mampir' RS Anak-Anak di Parma
Otomotif 28 April 2016, 12:15
-
Lewis Hamilton: Saya Ingin Seperti Valentino Rossi!
Otomotif 28 April 2016, 11:00
-
'Ada Alasan Kuat Valentino Rossi Jadi Nomor Satu'
Otomotif 27 April 2016, 16:15
-
Tak Lagi Peduli Uang, Rossi Hanya Ingin Menang
Otomotif 27 April 2016, 13:15
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR