Bola.net - Usai memenangi MotoGP Valencia, Spanyol, pada Minggu (17/11/2019), Marc Marquez menutup musim dengan 12 kemenangan. Ia juga membantu Repsol Honda meraih gelar dunia tim. Berarti, Honda Racing Corporation (HRC) sukses menyabet gelar Triple Crown, mengingat gelar pebalap dan konstruktor sudah di tangan.
Musim 2019 terbukti sebagai musim terbaik Marquez sejak debutnya di Grand Prix pada 2008. Dari 19 seri yang ada, ia meraih 18 podium, yang 12 di antaranya adalah kemenangan. Satu-satunya hasil buruk adalah gagal finis di Austin, itu pun terjadi saat ia memimpin balapan dengan keunggulan 3,5 detik.
"Ini musim terbaik dalam karier saya, jelas statistik bicara dengan sendirinya. Kami membuktikan potensi dan ini musim sempurna, karena sulit memperbaikinya. Kami mengakhiri musim dengan cara terbaik, yakni menang dan merebut gelar dunia tim karena Repsol Honda layak mendapatkannya," ujarnya via Crash.net.
Honda Bantu Jaga Mentalitas
Marquez menyadari bahwa dominasinya musim ini takkan bisa terjadi tanpa bantuan dari kru Repsol Honda dan HRC, baik dukungan teknis maupun moral. Menurutnya, memiliki dominasi seperti ini tidaklah mudah, karena ia bisa cenderung santai dan meremehkan situasi. Honda lah yang selama ini menguatkan mentalitasnya.
"Kini orang terlalu terbiasa melihat hasil saya. Yang normal adalah meraih 6-7 kemenangan dalam semusim. Kini para rival menunggu dan melihat di mana saya akan melakukan kesalahan, tapi saya bangga pada tim dan orang-orang di sekeliling saya, yang membantu saya menjaga mentalitas," ungkapnya.
Tribut untuk Jorge Lorenzo
Marquez juga meyakini bahwa kesuksesan HRC di Valencia merupakan tribut yang layak untuk sang tandem, Jorge Lorenzo, yang memutuskan pensiun akhir musim ini akibat cedera punggung berkepanjangan. Lorenzo sendiri finis di posisi 13, hasil terbaiknya sejak kecelakaan di Catalunya dan Assen.
"Ini cara terbaik pula untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Jorge, karena pada akhirnya, Jorge ada dalam pikiran saya. Bagi semua orang, Jorge adalah lima kali juara dunia. Kami pun akan merayakannya bersama dan ini membuat saya sangat bahagia," ungkap delapan kali juara dunia ini," tutupnya.
Marquez akan kembali turun lintasan dalam uji coba pascamusim pertama yang juga akan digelar di Sirkuit Ricardo Tormo pada 19-20 November.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apa Jadinya Jika Para Pebalap Ini Tak Turun di MotoGP?
Otomotif 18 November 2019, 16:45
-
Quartararo Belum Siap Tantang Marquez Rebutkan Gelar Dunia
Otomotif 18 November 2019, 13:15
-
Galeri: Momen Haru Perpisahan Jorge Lorenzo dari MotoGP
Open Play 18 November 2019, 10:20
-
Marc Marquez Dedikasikan Triple Crown untuk Jorge Lorenzo
Otomotif 18 November 2019, 08:55
-
Highlights MotoGP Valencia 2019: Marquez Menang, Lorenzo Akhiri Karier
Open Play 18 November 2019, 08:30
LATEST UPDATE
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
-
Link Live Streaming Pertandingan Bulu Tangkis German Open 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:56
-
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:55

-
2 Laga, 4 Keputusan Kontroversial: AC Milan vs Wasit Liga Italia
Liga Italia 24 Februari 2026, 08:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR