
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyatakan dirinya akan tetap tampil ngotot dalam balapan-balapan MotoGP saat ia sudah pulih dari cedera lengan kanannya. Hal ini ia sampaikan GP Racing di sela masa pemulihannya usai operasi keempat, seperti yang dikutip oleh La Gazzetta dello Sport pada Rabu (30/6/2022).
Marquez mengalami patah lengan atas (humerus) kanan akibat kecelakaan hebat di Jerez, Spanyol, pada Juli 2020. Sejak itu, ia menjalani empat operasi. Meski belum diketahui kapan ia akan kembali, Marquez mengaku operasi kali ini membuatnya jauh lebih optimistis bisa berkendara lebih baik daripada sebelumnya.
Namun, Marquez tak memungkiri bahwa dirinya kini harus mencari gaya balap yang berbeda demi menjinakkan RC213V. Ia menyatakan, mengingat kondisi lengannya takkan sama lagi seperti sediakala akibat dioperasi berkali-kali, maka kini dirinya juga harus menggunakan bagian kaki demi mengontrol motornya di lintasan.
Tak Boleh Kelewat Kepikiran Soal Cedera

Pembalap 29 tahun ini menyebut, perubahan gaya balap bakal butuh waktu diadaptasikan pada motornya, dan hal ini bakal cukup berbahaya. Pasalnya, ia juga harus menghindari kecelakaan yang berpotensi mencederai kepalanya lagi, mengingat cedera diplopia (penglihatan ganda) pada mata kanannya bisa kambuh kapan saja.
"Saya harus cari gaya balap yang tepat, karena lengan saya tak lagi sama seperti dulu. Saya harus lebih banyak pakai kaki dalam mengendalikan motor, meski juga harus menghindari cedera kepala lagi dan kemungkinan masalah penglihatan. Tapi saya tak boleh memikirkannya di atas motor. Jika tidak, saya takkan bisa berkendara lagi," tuturnya.
Marquez juga menyadari bahwa cedera bisa saja terjadi ketika seorang pembalap meraih risiko di lintasan. Namun, ia merasa tak takut, karena menurutnya, sikap nekatnya dalam meraih risiko selama ini telah membantunya meraih delapan gelar dunia. Alhasil, sikap itulah yang tetap ia pertahankan ketika kembali berkompetisi nanti.
Ingin Pensiun dengan Citra yang Baik

Kakak Alex Marquez ini menegaskan, jika ia tak lagi mampu tampil nekat di lintasan, maka saat itulah ia akan memutuskan gantung helm. "Ketika saya merasa tak bisa lagi ambil risiko, maka saya akan akhiri karier saya. Saya selalu mengambil risiko setiap kali memungkinkan, karena itulah saya punya delapan gelar dunia," ujarnya.
"Saya pun berharap bisa meninggalkan citra seorang juara yang mengerahkan segalanya sejak balapan pertama di MotoGP sampai balapan terakhir. Entah apakah saya bisa sukses, namun tak seorang pun bisa berkata bahwa saya tak memberikan yang terbaik. Saya bahkan akan berusaha keras sekalipun hanya untuk finis keenam," tutup Marquez.
Meski masa pemulihan Marquez bakal cukup panjang, Repsol Honda berharap ia bisa berkompetisi lagi sebelum musim ini berakhir. Mengingat ia mulai absen sejak Seri Catalunya pada awal Juni, saat ini Marquez ada di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan 60 poin. Ia juga masih jadi rider Honda dengan peringkat terbaik.
Sumber: GP Racing/La Gazzetta dello Sport
Baca juga:
- 2 Kali Pikirkan Pensiun, Marc Marquez: Tapi Target Satu Gelar Lagi Masih Realistis
- Tersisa 9 Balapan, Ducati Pede Pecco Bagnaia Bisa Kejar Fabio Quartararo
- Galau, Ducati Masih Kesulitan Mau Pilih Enea Bastianini atau Jorge Martin
- Menolak Terlena, Marco Bezzecchi Ogah Muluk Bidik Podium Kedua Karena Masih Rookie
- Sam Lowes: Maverick Vinales Salah Satu Pembalap Terbaik di Dunia, Positif untuk Aprilia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jenuh di Honda, Alex Marquez Didukung Marc Marquez Pindah ke Ducati
Otomotif 1 Juli 2022, 15:54
-
Pindah ke Ducati, Alex Marquez Senang Akhirnya Menjauh dari Marc Marquez
Otomotif 1 Juli 2022, 11:45
-
Tak Lagi Sakit, Marc Marquez Berpotensi Kembali Tampil Normal di MotoGP
Otomotif 30 Juni 2022, 13:52
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR