
Bola.net - Pembalap Elf Marc VDS Racing Moto2, Sam Lowes, tahu benar betapa berat perjuangan mengembangkan motor MotoGP bersama Aprilia Racing pada 2017. Kini melihat skuad Italia itu ikut memperebutkan gelar bersama Aleix Espargaro, ia turut senang. Tak hanya itu, ia juga bahagia Maverick Vinales dapat kans yang tak ia dapat pada 2018.
Aprilia yang kembali ke MotoGP pada 2015, merombak tim pada 2017 dengan menandemkan Espargaro dan Lowes. Kala itu mereka sulit tampil kompetitif, tapi performa Lowes jauh di bawah Espargaro sehingga ia terdepak pada 2018 dan digantikan Scott Redding. Lima tahun berselang, Aprilia konsisten bertarung di papan atas lewat Espargaro.
"Saya bukannya tak senang melihat kesuksesan mereka. Saya takkan menjatuhkan orang-orang yang bekerja keras, mencari kemajuan dan hasil baik. Saya kenal gaya hidup macam ini, berat bagi kami semua. Bagi Aleix dan timnya, saya tahu kami menjalani masa sulit pada 2017," kisah Lowes via Crash.net pada Senin (4/7/2022).
Kelanjutan dengan Kru dan Rider yang Sama Bakal Bagus

Lowes pun meyakini bahwa kunci kesuksesan Aprilia merangsek ke papan atas utamanya karena mereka setia pada Espargaro sejak 2017, meski rider Spanyol itu berganti tandem setiap tahun. Menurut Lowes, seharusnya sebuah tim MotoGP bertahan dengan rider yang sama demi pengembangan motor yang solid.
"Saya rasa yang bisa Anda pelajari dari Aleix tahun lalu dan tahun ini adalah tak selalu mengubah kru atau banyak hal. Kini, dalam banyak tim, jika seorang rider tak tampil baik dalam beberapa balapan pertama, maka mereka terdepak (pada musim berikutnya)," ungkap Lowes, yang kembali ke Moto2 sekalinya terdepak dari Aprilia.
"MotoGP kini punya margin satu detik di antara semua rider, jadi Anda harus mempelajari motor dalam waktu singkat. Tapi kelanjutan dengan kru dan pembalap yang sama terbukti baik. Saya pun merasa Aprilia bekerja dengan baik dan motornya kini sangat komplet. Aleix selalu merupakan pekerja keras dan ia bekerja fantastis tahun ini," lanjutnya.
Maverick Vinales Salah Satu Rider Terbaik Dunia

Sementara Lowes didepak usai setahun bekerja sama dengan Aprilia, Vinales justru dipertahankan pada 2023 nanti meski sempat terseok-seok beradaptasi dengan RS-GP. Banyak pihak sempat kaget Vinales dapat perpanjangan kontrak, tapi Lowes yakin bertahannya Vinales justru positif bagi Aprilia, karena kepercayaan tim bakal melecut motivasi rider.
"Tim harus memilih rider dan bertahan dengan mereka selama dua musim untuk memberi kesempatan berevolusi dan belajar. Tim dengan perilaku seperti itu bakal tampil lebih baik. Soal Maverick, semua orang tahu bahwa pada hari baiknya, ia adalah salah satu pembalap terbaik di dunia. Anda tak bisa bilang hal yang sebaliknya, dan ia punya 'CV' untuk membuktikannya," kisah Lowes.
"Jelas ia punya beberapa masalah, beberapa hari buruk. Namun, dunia balap itu berat. Hari buruk akan bikin Anda lebih tangguh. Maverick jelas punya potensi tinggi dan Aprilia bisa melihatnya. Mereka bisa melihat data soal caranya berkendara dan mendengar komentarnya. Saya kaget Aprilia mempertahankannya, namun ini bakal bagus untuk jangka panjang," tutup Lowes.
Sumber: Crashnet
Baca juga:
- Jadwal Siaran Langsung Formula 1 GP Austria di Vidio, 8-10 Juli 2022
- Jadwal Lengkap Formula 1 GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, 8-10 Juli 2022
- Finis Ketujuh di Silverstone, Max Verstappen: Lebih Baik Ketimbang Tanpa Poin
- Gagal Menang di Silverstone, Charles Leclerc Kecewa Soal Strategi Ferrari
- Podium di Silverstone, Lewis Hamilton Senang Lihat Tanda-Tanda Mercedes Comeback
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses Comeback, Maverick Vinales Siap Bantu Aleix Espargaro Juarai MotoGP
Otomotif 30 Juni 2022, 15:39
-
Aleix Espargaro: Tertinggal 34 Poin dari Fabio Quartararo? Itu Sih Kecil!
Otomotif 21 Juni 2022, 11:07
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR