
Bola.net - Deretan prestasi Marc Marquez selama membela Repsol Honda di MotoGP pada 2013-2023. Usai berkolaborasi selama 11 tahun, Marquez dan Honda akhirnya memilih berpisah, meski kontrak terkini mereka sejatinya masih baru akan habis pada akhir 2024.
Kolaborasi Marquez dan Repsol Honda tak pelak lagi salah satu kolaborasi paling ikonik dalam sejarah Grand Prix. Mereka adalah kombinasi pembalap-pabrikan tersukses kedua dalam sejarah, dengan koleksi enam gelar dunia, di belakang Giacomo Agostini dan MV Agusta dengan tujuh gelar dunia.
Marquez sendiri bergabung dengan Repsol Honda pada 2013, karena pabrikan Sayap Tunggal dibikin terkagum-kagum pada talentanya usai ia menjuarai GP125 2010 dan Moto2 2012. Keputusan Honda menggaetnya pun sama sekali tak salah, karena sederet kesuksesan menghampiri mereka.
Sempat Hendak Diturunkan di LCR Honda

Rencana awal Honda adalah meletakkan Marquez di LCR Honda, mengingat MotoGP sempat memberlakukan regulasi 'Ben Spies Rule' pada 2010, di mana seorang rookie alias debutan dilarang membela tim pabrikan. Namun, aturan tersebut dihapus ketika Marquez hendak naik ke MotoGP.
Honda akhirnya memutuskan meletakkan Marquez di Repsol Honda. Marquez pun meraih kemenangan perdananya di kelas para raja di salah satu sirkuit favoritnya, yakni Circuit of The Americas, Austin, Texas, pada 2013. Kala itu, ia menjadi pemenang termuda dalam sejarah GP500/MotoGP.
Pada sisa musim, Marquez meraih lima kemenangan tambahan, dan menjadi rival tersengit Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar dunia sampai seri penutup. Marquez pun keluar sebagai juara, hanya unggul 4 poin atas Lorenzo. Dalam usia 20 tahun 266 hari, ia menjadi juara dunia GP500/MotoGP termuda dalam sejarah.
Nestapa Berawal dari Cedera Lengan

Sayangnya, nestapa menghampiri Marquez pada 2020, ketika ia mengalami kecelakaan hebat di Seri Jerez, Spanyol. Kecelakaan itu membuatnya mengalami patah tulang humerus kanan, dan membutuhkan pemulihan yang sangat lama. Ia bahkan sempat absen selama semusim.
Tanpa kehadiran Marquez, Honda seolah hilang arah mengembangkan motornya. Namun, saat Marquez sudah pulih betul dari cedera awal musim ini, masalah Honda sudah mengakar, sehingga Marquez sendiri sulit kompetitif. Keputusan berpisah akhirnya diambil usai sulit meraih hasil baik, disertai banyak kecelakaan.
Satu dekade setelah debutnya di kelas tertinggi, Marquez pun telah meraih enam gelar dunia bersama Repsol Honda, disertai 101 podium Grand Prix, termasuk 59 kemenangan, dan 64 pole. Ia juga meraih 2 podium Sprint, yang baru diperkenalkan di MotoGP musim ini.
Statistik Prestasi Marc Marquez di Repsol Honda
Gelar dunia: 6 (2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019)
Kemenangan Grand Prix: 59
Podium Grand Prix: 101
Kemenangan Sprint: -
Podium Sprint: 2
Pole: 64
Lap tercepat: 59
Poin: 2594 (sampai Seri Jepang 2023)
Start: 163 (sampai Seri Jepang 2023)
2013: MotoGP Repsol Honda - Juara
2014: MotoGP Repsol Honda - Juara
2015: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 3
2016: MotoGP Repsol Honda - Juara
2017: MotoGP Repsol Honda - Juara
2018: MotoGP Repsol Honda - Juara
2019: MotoGP Repsol Honda - Juara
2020: MotoGP Repsol Honda - Tidak terklasifikasi (hanya ikut satu seri)
2021: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 7
2022: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 13
2023: MotoGP Repsol Honda - Peringkat 15 (sampai seri Jepang)
Baca juga:
- Tinggalkan Repsol Honda, Marc Marquez Ulangi Keputusan Valentino Rossi 20 Tahun Lalu
- Pisah Setahun Lebih Awal! Marc Marquez Resmi Tinggalkan Repsol Honda di MotoGP 2024
- Pedro Acosta Ogah Bela Honda: Kalau Saya Jadi Marc Marquez, Mending Setia Saja
- Dituduh Main-Main Soal Keputusan MotoGP 2024, Marc Marquez: Saya Malah Nggak Bisa Tidur!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diizinkan Pergi, Marc Marquez: Terima Kasih atas Perjalanan Hebat Ini, Honda!
Otomotif 4 Oktober 2023, 21:00
-
Resmi Pisah, Inilah Deretan Prestasi Marc Marquez Bareng Repsol Honda di MotoGP
Otomotif 4 Oktober 2023, 20:11
-
Tinggalkan Repsol Honda, Marc Marquez Ulangi Keputusan Valentino Rossi 20 Tahun Lalu
Otomotif 4 Oktober 2023, 19:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR