
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menolak besar kepala meski berpeluang besar mengunci gelar dunia MotoGP 2025 dalam waktu dekat. Menurutnya, mentalitas memburu kemenangan harus ia pertahankan sampai akhir musim demi tetap fokus ketika menjalani tes pascamusim di Valencia pada November nanti.
Marquez tadinya berpeluang mencapai match point pertamanya dan bisa mengunci gelar dunia dalam MotoGP San Marino di Misano pada 12-14 September 2025. Namun, semua gagal gara-gara ia dikalahkan sang adik, Alex Marquez, dalam balapan utama di Catalunya, Spanyol, akhir pekan lalu. Sebab, kini keduanya dipisahkan 182 poin dengan tujuh seri tersisa.
Kini, peluang Marquez mengunci gelar dunia pun beralih di Motegi, Jepang, pada 26-28 September 2025 nanti. Meski begitu, pembalap berusia 32 tahun ini menolak untuk jemawa meski kesempatan merebut gelar dunia kesembilan ada di hadapannya. Sebab, ia tetap ingin mempertahankan target meraih hasil sebaik mungkin sampai seri terakhir.
Harus Terus Fokus demi Songsong Musim 2026

“Pola pikir saya adalah mencoba menjaga mentalitas yang sama. Meski masih ada tujuh seri tersisa, saya ingin tetap menjaga mentalitas itu karena masih banyak balapan yang harus diselesaikan musim ini," ujar Marquez dalam program 'Gear Up' di MotoGP.com pada Kamis (11/9/2025).
"Memang benar mungkin kami bisa mengunci gelar dunia lebih cepat, tetapi kami akan berusaha tetap menjaga mentalitas yang sama karena ketika 2025 selesai, 2026 sudah dimulai keesokan harinya," langsung pembalap asal Spanyol ini.
Marquez juga menyatakan bahwa ia bertekad balas dendam atas kekalahannya di Catalunya dengan merebut kemenangan di Misano akhir pekan nanti. Marquez pun tercatat sebagai pembalap MotoGP tersukses di sirkuit ini, dengan merebut lima kemenangan.
Kenang Kemenangan Berharga pada 2021 dan 2024
Marquez pun yakin bahwa peluangnya menang di Misano jauh lebih besar ketimbang akhir pekan lalu, karena Catalunya dikenal tak terlalu bersahabat dengannya. “Sekarang kami berada di Misano, sirkuit yang biasanya lebih cocok dengan gaya balap saya dibanding Catalunya," ungkapnya.
Marquez juga mengenang dua kemenangannya yang berharga di Misano. Yang pertama adalah kemenangannya pada 2021 di Seri Emilia Romagna, mengingat itu kemenangan perdananya sejak cedera lengan yang parah. Yang kedua adalah kemenangan pada 2024, yang ia raih bersama Gresini Racing.
"Bersama Honda (pada 2021), itu adalah kemenangan yang sangat spesial karena terjadi setelah cedera, dan di sini bersama Gresini (pada 2024) itu adalah kemenangan yang sangat emosional bagi tim kami. Tahun ini kami akan mencoba lagi untuk memperjuangkannya," pungkas Marquez.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Arai Agaska Senang Gali Pengalaman Baru Usai Jalani Debut Apik di WorldSSP300 Magny-Cours 2025
- Yamaha Resmi Perkenalkan Mesin V4 di MotoGP, Langsung Debut Balapan di Misano
- Ducati Bakal Beri Alex Marquez 'Imbalan' Karena Tampil Garang di MotoGP 2025, Bisa Jadi Motor Baru!
- Tinggalkan Enea Bastianini Usai MotoGP Catalunya, Alberto Giribuola Bisa Jadi Crew Chief Toprak Razgatlioglu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Latihan MotoGP San Marino 2025: Marc Marquez Asapi 3 Anak Didik Valentino Rossi
Otomotif 12 September 2025, 21:11
-
Marc Marquez Legawa Bakal Kembali Diteriaki Fans Italia di Misano: Yang Penting Saya Gaspol!
Otomotif 12 September 2025, 13:39
-
Marc Marquez Menolak Congkak Meski Bisa Kunci Gelar Dunia MotoGP 2025 dalam Waktu Dekat
Otomotif 12 September 2025, 11:42
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR