
Bola.net - Yamaha Motor Racing resmi memperkenalkan YZR-M1 bermesin V4 di Sirkuit Misano, Italia, Kamis (11/9/2025), jelang MotoGP San Marino pada 12-14 September 2025. Mesin baru ini bahkan langsung menjalani debut balapan akhir pekan ini juga, ditunggangi test rider Yamaha, Augusto Fernandez, dengan status wildcard.
Saat ini, Yamaha jadi satu-satunya pabrikan MotoGP yang masih memakai mesin inline-4 atau empat silinder segaris. Sementara itu, Honda, Ducati, Aprilia, dan KTM telah lama menggunakan mesin V4. Mesin inline-4 sendiri belum menang lagi sejak MotoGP Valencia 2022 lewat Suzuki dan Alex Rins.
Mesin V4 Yamaha pun telah dikonfirmasi sejak September 2024 dan telah melalui serangkaian tes di berbagai sirkuit Eropa, dikembangkan oleh Fernandez dan Andrea Dovizioso. Mesin ini juga sudah dijajal oleh Fabio Quartararo dan Alex Rins dalam tes tertutup di Barcelona-Catalunya, Spanyol, Senin (8/9/2025) lalu.
Andrea Dovizioso dan Augusto Fernandez Jadi Kontribusi Utama

Dovizioso dan Fernandez tercatat sebagai kontributor utama proyek mesin V4 Yamaha. Dovizioso pernah mengendarai mesin V4 milik Honda dan Ducati, sementara Fernandez pernah mengendarai V4 milik KTM. Keduanya membentuk tim tes yang solid, sehingga efektif mendukung kinerja insinyur dan para pembalap.
Dengan partisipasi Fernandez sebagai wildcard di Misano, V4 Yamaha pun bisa diuji dalam kondisi pekan balap yang sesungguhnya. Tujuan utama dari wildcard ini adalah pengumpulan data. Hasil akhir pekan ini sama sekali tidak akan menjadi dasar pengambilan keputusan terkait pengembangan motor.
Setelahnya, Quartararo dan Rins akan kembali mendapatkan kesempatan menjalani tes dengan mesin V4 dalam tes pascabalap di Misano pada Senin (15/9/2025). Meski begitu, belum diketahui kapan Jack Miller (Prima Pramac Racing), akan mendapatkan kesempatan perdana mengendarai mesin tersebut.
Pernyataan Resmi Yamaha Motor Racing
General Manager Motorsports Development Division, Takahiro Sumi:
"Kami telah memulai proyek ambisius, mengembangkan mesin V4 baru sekaligus motor baru, dan jadi sangat menantang ketika dilakukan bersamaan dengan pengembangan motor musim 2025. Tantangan seperti ini datang dengan risiko besar dan tekanan tinggi: ini tipe proyek yang hanya bisa dilakukan dengan benar jika bukan sekadar 'usaha tim', melainkan 'usaha perusahaan', dan semua yang terlibat harus memberikan 100%.
"Sejak awal proyek V4, ada banyak pertanyaan yang harus dijawab, dan kami masih berada dalam tahap pengembangan, tetapi satu hal yang pasti: tujuan kami adalah mengembalikan Yamaha ke jalur kemenangan dengan pendekatan berbasis bukti.
"Prototipe bermesin V4 mencerminkan satu proyek terpadu di mana Jepang dan Eropa berbagi tanggung jawab dan keahlian. Berkat kerja keras Project Leader Kazuhiro Masuda; Direktur Teknis Max Bartolini, para insinyur Yamaha, Tim Tes Yamaha Factory Racing, para test rider, mitra teknis, serta semua pihak yang berkontribusi, kami dapat mengambil langkah strategis dan membuat kemajuan.
"Kami berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan mereka yang tak pernah surut, dan kami berharap mereka akan terus menunjukkan minat dalam perjalanan kami kembali ke puncak balap motor dunia. Eksplorasi adalah bagian dari DNA Yamaha. Prototipe bermesin V4 ini membuka jalur teknis tambahan. Kami akan balapan dengan motor yang terbukti paling kompetitif."
Sumber: Yamaha Motor Racing
Baca Juga:
- Ducati Bakal Beri Alex Marquez 'Imbalan' Karena Tampil Garang di MotoGP 2025, Bisa Jadi Motor Baru!
- Tinggalkan Enea Bastianini Usai MotoGP Catalunya, Alberto Giribuola Bisa Jadi Crew Chief Toprak Razgatlioglu
- Pembalap MotoGP Tersukses di Misano, Marc Marquez Siap Bikin Ducatisti Happy di 'Rumah' Valentino Rossi
- Ducati Rilis Video Curhat Pecco Bagnaia ke Marc Marquez Soal Hasil Jeblok di MotoGP Catalunya, Dapat Nasihat dan Semangat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha Resmi Perkenalkan Mesin V4 di MotoGP, Langsung Debut Balapan di Misano
Otomotif 12 September 2025, 10:25
-
Hasil Race 2 WorldSSP Prancis 2025: Stefano Manzi Lagi-Lagi Kalahkan Can Oncu
Otomotif 7 September 2025, 20:13
-
Yamaha dan Pramac Minta Jack Miller Bantu Toprak Razgatlioglu Cepat Adaptasi di MotoGP 2026
Otomotif 7 September 2025, 16:15
-
Hasil Race 1 WorldSSP Prancis 2025: Stefano Manzi Menang, Kalahkan Can Oncu
Otomotif 6 September 2025, 21:13
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR