
Bola.net - Marc Marquez mengaku masih yakin Honda bisa bangkit dari keterpurukan di MotoGP, berkaca dari kesuksesan besar mereka di Formula 1 tiga musim terakhir. Rider Repsol Honda itu yakin Honda punya masih punya sumber daya yang sangat mumpuni demi memperbaiki motor RC213V.
Berkebalikan dengan kiprahnya di F1 yang sukses jadi juara bersama Max Verstappen pada 2021 dan 2022, Honda mengalami keterpurukan di MotoGP selama empat musim terakhir. Ketika Oracle Red Bull Racing kembali dominan di F1 2023, seluruh skuad Honda di MotoGP 2023 justru loyo.
Rider LCR Honda Castrol, Alex Rins, boleh jadi menang di main race MotoGP Austin dan Marquez naik podium di sprint race Seri Portugal. Namun, dalam balapan lainnya, seluruh rider Honda meraih hasil tak memuaskan dan bahkan kerap mengalami kecelakaan-kecelakaan hebat sampai cedera.
Ngaku Honda Agak Tersesat

Marquez, yang tahun ini menjalani musimnya yang ke-11 dalam membela Repsol Honda, tak memungkiri bahwa mereka sedang berada pada masa kelam. Namun, mengingat Honda merupakan salah satu pabrikan otomotif terbesar di dunia, ia yakin kendala apa pun pasti bisa teratasi.
"Ini bukan rahasia. Kita tahu Honda dalam momen yang sulit dan semua ridernya sangat kesulitan. Saya harap kami bisa memperbaiki proyek ini. Kini kami memang agak tersesat dan motor kami tidak kompetitif. Namun, kami akan kembali," ujarnya lewat The Guardian, Senin (12/6/2023).
Bantah Ingin Hengkang pada Akhir 2023

Terpuruknya Honda juga menimbulkan gosip bahwa Marquez ingin melepaskan diri dari kontrak mereka setahun lebih awal, yakni pada akhir musim nanti. Namun, sang delapan kali juara dunia membantah, dan justru mengaku masih sangat memercayai kerja keras Honda demi kembali ke masa jaya.
"Saya punya kontrak dua tahun dengan Honda, jadi target saya adalah mencari situasi terbaik karena saya yakin Honda bisa melakukannya. Lihat apa yang mereka lakukan di Formula 1, di mana mereka menyuplai mesin terbaik untuk Red Bull. Jadi, saya percaya pada mereka," tutur Marquez.
Sumber: The Guardian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM Bantah Didesak Red Bull Boyong Marc Marquez di MotoGP 2025
Otomotif 15 Juni 2023, 15:08
-
KTM Ralat Omongan Sendiri: Salah Kalau Kami Tak Lirik Marc Marquez
Otomotif 15 Juni 2023, 14:25
-
Andrea Dovizioso: Marc Marquez Harus Pindah Tim, Tapi Mustahil ke Ducati
Otomotif 15 Juni 2023, 10:24
-
Marc Marquez Puji Dominasi Honda di Formula 1, Tunggu Bangkit di MotoGP
Otomotif 15 Juni 2023, 09:50
-
Marc Marquez: Samai Rekor Gelar Valentino Rossi? Yang Penting Comeback Dulu!
Otomotif 14 Juni 2023, 15:11
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR