
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyatakan kemenangan di MotoGP Aragon 2025 bersifat wajib. Ia menyebut kemenangan ini adalah balasan dari kesalahannya di Seri Austin dan Jerez, di mana ia meraih hasil jeblok. Selain itu, ia juga tak mau terlena atas keunggulan poin dari Alex Marquez dan Pecco Bagnaia di klasemen.
Seperti yang diketahui, Marquez mengalami kecelakaan di Austin, yang membuatnya gagal finis. Sementara itu, di Jerez, ia sekadar finis di posisi 12 dan hanya meraih 4 poin. Dalam balapan di Le Mans dan Silverstone, Marquez finis di posisi 2 dan 3 sehingga mampu mempertahankan posisi di puncak klasemen, tetapi ia merasa tak puas.
"Kami sudah memulai dengan sangat baik sejak dari Thailand hingga Jerez. Memang benar bahwa di Le Mans, khususnya di Silverstone, kami sedikit kehilangan arah, tetapi kami tahu alasannya. Di sini saya kembali, merasakan lagi sensasi yang sama seperti pramusim dan di beberapa balapan awal," ujar Marquez dalam jumpa pers, Minggu (8/6/2025).
Wajib bagi Ducati maupun Diri Sendiri

Sebelum tiba di Aragon, Marquez memimpin klasemen dengan koleksi 196 poin, unggul 24 poin atas Alex dan 72 poin atas Bagnaia. Namun, ia tak mau terlena karena masih ada 14 seri tersisa musim ini. Atas alasan inilah ia ngotot ingin menang di Aragon, yang kebetulan juga merupakan salah satu sirkuit favoritnya.
“Kemenangan ini wajib, baik bagi tim maupun bagi saya sendiri. Kenapa? Karena jika ingin merebut gelar dunia, saya tidak boleh... Oke, saya memimpin klasemen, punya keunggulan atas Alex dan Pecco. Namun, di dua sirkuit yang bagus untuk saya, yakni Austin dan Jerez, saya kehilangan 50 poin. Jadi, karena itulah kami harus terus bekerja," ungkapnya.
Tak Boleh Ulang Kesalahan demi Juara Dunia
Setelah menang di balapan Sprint dan balapan utama Aragon, Marquez makin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 233 poin, unggul 32 poin atas Alex dan 93 poin atas Bagnaia. Ia pun berharap kesalahan seperti di Austin dan Jerez tak terulang lagi di sisa musim.
“Tentu saja, jika kami ingin bertarung demi gelar dunia, kami tidak boleh mengulangi kesalahan, terutama seperti yang terjadi di Austin. Yang lainnya masih bisa dimaklumi, tapi Austin adalah kesalahan besar, dan hari ini saya sangat fokus," pungkas sang delapan kali juara dunia.
Seluruh pembalap dan test rider MotoGP akan kembali turun lintasan dalam tes pascabalap di Aragon pada Senin (9/6/2025), dan akan kembali berlaga dalam MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 20-22 Juni 2025.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Marc Marquez 7 Kali Menangi Aragon, Ini Daftar Pembalap MotoGP dengan Kemenangan Terbanyak di Sirkuit yang Sama
- Tak Cuma Manuel Gonzalez, Trackhouse Buka Kans Tes MotoGP dengan Rider Moto2 Lainnya
- Hadiah untuk Anak Muda, Alasan Trackhouse Ajak Manuel Gonzalez Tes MotoGP di Aragon
- Marc Marquez Raup Tujuh Kemenangan di MotoGP Aragon, Kalahkan Alex Marquez dan Pecco Bagnaia
- Hasil Balapan MotoGP Aragon 2025: Pimpin dari Start sampai Finis, Marc Marquez Raih Kemenangan Ketujuh di Aragon
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR