
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyatakan saraf keempat mata kanannya bisa mengalami kerusakan jika ia kembali mengalami kecelakaan parah. Hal ini ia sampaikan lewat Crash.net, Sabtu (5/2/2022), usai dua kali terjatuh pada hari pertama uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia.
Marquez pertama kali mengalami kendala pada saraf ini usai kecelakaan hebat di trek yang sama pada 2011. Ia pun didiagnosa mengalami diplopia atau penglihatan ganda, yang membuatnya harus menjalani operasi. Ia pun kehilangan gelar dunia di Moto2, yang kemudian jatuh ke tangan Stefan Bradl.
Sepuluh tahun kemudian, Marquez mengalami cedera yang sama persis usai kecelakaan saat latihan enduro pada akhir Oktober 2021. Kali ini, dokter tak menyarankannya operasi, melainkan pemulihan secara 'konservatif'. Konsekuensinya, ia dilarang berkendara di atas motor apa pun selama tiga bulan.
Tak Banyak Jajal Perangkat demi Adaptasi

Marquez baru boleh latihan motor sejak pertengahan Januari, yakni dengan motorcross, RC213V-S, dan CBR600RR. Melihat tak ada lagi kendala pada matanya, sang delapan kali juara dunia diizinkan dokter pergi ke Sepang untuk ikut uji coba pramusim. Pada hari pertama, ia mencatat waktu tercepat kedelapan dengan 62 lap.
Namun, Marquez mengaku tak menjajal perangkat terbaru karena lebih fokus beradaptasi. "Saya bilang pada tim, 'lupakan program menjajal perangkat, aku hanya butuh menjalani banyak lap'. Kami pun mengakhiri hari pertama dengan motor yang sama dengan yang kami pakai mengawali. Kami menjajal beberapa hal, namun tidak banyak," tuturnya.
Dalam menjalani 62 lap itu, Marquez sempat terjatuh dua kali, yakni di Tikungan 9 dan 15. Kedua kecelakaan itu merupakan kecelakaan yang ringan, hingga ia lolos dari cedera. Meski begitu, pembalap berusia 28 tahun ini mengakui memang akan selalu ada kekhawatiran bahwa saraf matanya bakal rusak jika ia kecelakaan hebat lagi.
Bisa Rusak Besok atau Dua Tahun Lagi

Marquez menyatakan dirinya sudah konsultasi dengan sang dokter soal kemungkinan rusaknya saraf ini pada masa mendatang. "Saat bicara dengan dokter saya, itulah pertanyaan pertama saya: jika saya kecelakaan di uji coba Malaysia, apakah ada kemungkinan soal terciptanya masalah yang sama lagi?" kisahnya.
"Jawabannya sudah jelas: kemungkinannya sama dengan yang akan saya punya selama dua tahun ke depan. Ada masalah saraf. Jika saya jatuh besok, atau jatuh dua tahun lagi, dan mengenai saraf itu, maka sarafnya akan rusak," ungkap Marquez, yang juga masih dalam tahap pemulihan cedera patah tulang lengan atas (humerus) kanan.
"Saya punya tulang yang kuat, karena usai mengalami begitu banyak kecelakaan, saya hanya pernah mematahkan tulang humerus. Namun, soal saraf, dokter saya juga tak tahu mengapa itu jadi titik lemah saya," pungkas Marquez, yang bertekad merebut gelar dunia yang kesembilan musim ini.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Hasil Hari Pertama Uji Coba Pramusim MotoGP Sepang: Duet Aprilia Mendominasi
- Galeri: Suzuki Ecstar Pamer Corak Baru di MotoGP 2022, Tekad Kembali Rebut Gelar
- Motor Honda ADV150 Jadi Skutik Resmi MotoGP Mandalika 2022
- Galeri: Monster Energy Yamaha Luncurkan Skuad MotoGP 2022, Reuni Quartararo-Morbidelli
- Gresini Racing Resmi Jadi Duta 'Wonderful Indonesia' di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Sebut Saraf Matanya Bakal Rusak Jika Kembali Kecelakaan Parah
Otomotif 6 Februari 2022, 14:00
-
Stoner: Rossi Bikin Saya dan Marquez Jadi Musuhnya? Senjata Makan Tuan!
Otomotif 3 Februari 2022, 16:55
-
Ingin Juarai MotoGP Lagi, Marc Marquez Dambakan 'Comeback' ala Rafael Nadal
Otomotif 31 Januari 2022, 16:00
-
Sebal Dianggap Pengecut, Danilo Petrucci Ajak Marquez-Dovizioso Jajal Reli Dakar
Otomotif 28 Januari 2022, 16:10
-
Sudah Sehat: Honda Pastikan Marc Marquez Ikut Uji Coba Sepang dan Mandalika
Otomotif 27 Januari 2022, 08:35
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR