
Bola.net - Pebalap WorldSBK yang juga eks rider MotoGP, Marco Melandri, secara resmi memutuskan untuk pensiun dari dunia balap motor pada akhir tahun ini. Hal tersebut dia umumkan dalam sebuah jumpa pers di Milan, Italia, pada Selasa (9/7).
Melandri memulai karier balapnya di ajang internasional dalam kelas GP125 pada 1998 lalu bersama Honda, dan sukses merebut peringkat runner up setahun setelahnya. Pada 2000, ia pun naik ke kelas GP250 bersama Aprilia, dan berhasil merebut gelar dunia pada 2002.
Gelar juara pun membuat Melandri naik ke MotoGP pada 2003 bersama Fortuna Yamaha. Sulit mengendalikan YZR-M1, ia pun pindah ke Movistar Honda Gresini pada 2005 dan sukses meraih 7 podium, termasuk 2 kemenangan. Bahkan ia berhasil menjadi runner up di belakang Valentino Rossi.
Kemalangan pun didera rider yang akrab disapa 'Macio' ini saat ia memilih pindah ke Ducati Corse untuk menjadi tandem Casey Stoner pada 2008. Gagal tampil kompetitif, ia dan Ducati memilih berpisah pada akhir tahun meski tadinya menyepakati kontrak berdurasi dua musim.
Dari MotoGP ke WorldSBK
📋 @MarcoMelandri33 has announced his retirement at the end of the 2019 @WorldSBK season.
— MotoGP™ 🏁 (@MotoGP) July 9, 2019
So it's the perfect time to remember one of the best #MotoGP race winning celebrations we've ever seen 💨💨 at the 2006 #AustralianGP 🇦🇺 pic.twitter.com/2U6oq9pvnu
Saat itulah Melandri menerima tawaran dari Kawasaki untuk menjadi rider mereka dalam tim independen Hayate pada 2010. Meski lebih kompetitif, rider bernomor #33 ini hanya bisa meraih satu podium. Setahun setelahnya, ia kembali ke Honda Gresini, namun tetap tak bisa bertarung di papan atas.
Menurunnya prestasi Melandri di MotoGP membuatnya hijrah ke WorldSBK pada 2011. Bersama Yamaha WorldSBK Team, ia meraih 15 podium, 4 kemenangan, dan menjadi runner up. Tahun berikutnya, ia pindah ke BMW Motorrad Motorsport, meraih 11 podium, 6 kemenangan, dan menduduki peringkat 3.
Ia sempat kembali ke MotoGP 2015 untuk mengembangkan motor Aprilia, namun proses pengembangan yang lamban membuatnya frustrasi. Akhirnya, ia dan Aprilia berpisah di tengah musim. Sempat vakum sepanjang 2016, Melandri kembali ke WorldSBK bersama Aruba.it Racing Ducati pada 2017 dan 2018. Awal musim ini, ia pun bergabung dengan GRT Yamaha.
Pernyataan Melandri via Situs WorldSBK

"Keputusan pensiun sangatlah sulit saya ambil. Saya telah memikirkannya sejak lama, dan sebelum balapan di Imola, akhirnya saya memutuskan untuk mengakhirinya pada akhir musim 2019. Saya masih kompetitif, dan saya rasa lebih baik berhenti di titik ini, saat saya masih menikmati balapan, ketimbang menunggu sampai rasa senang dan hasil baik makin sulit diraih.
"Sejak mengambil keputusan ini, saya merasa beban besar telah terangkat dari bahu saya, dan kini semua orang tahu bahwa ini adalah tahun terakhir saya. Saya makin termotivasi untuk meraih hasil baik dalam beberapa balapan terakhir. Ini adalah bagian dari diri saya, mengingat saya ingin pergi dengan situasi yang baik, tapi juga untuk membayar kepercayaan yang telah diberikan Yamaha dan GRT Yamaha.
"Musim ini adalah musim yang sulit, tapi mereka bekerja keras untuk membantu saya menunjukkan potensi. Mereka tak pernah meninggalkan saya dan saya harap pengalaman saya membantu tim beradaptasi dalam balapan di WorldSBK lebih cepat. Saya bertekad untuk mengerahkan segalanya, menjalani setiap lap seperti kualifikasi, dan mempersembahkan hasil terbaik bagi tim. Setelahnya, saya akan melanjutkan hidup dan melakukan hal berbeda. Bagi saya, ini adalah perjalanan fantastis. Terima kasih kepada semua orang yang pernah saya temui dalam perjalanan ini."
Saat ini, Melandri duduk di peringkat 9 pada klasemen pebalap dengan koleksi 124 poin. Ia meraih tiga podium, yakni satu di Phillip Island, Australia, dan dua di Jerez, Spanyol. WorldSBK 2019 musim ini masih menyisakan 5 seri, dan para rider akan kembali turun lintasan di Laguna Seca, Amerika Serikat, akhir pekan nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marco Melandri Resmi Putuskan Pensiun dari Balap Motor
Otomotif 10 Juli 2019, 09:15
-
World Ducati Week: Rider MotoGP-WorldSBK Bakal Adu Cepat!
Otomotif 20 Juli 2018, 15:30
-
Tiga 'Dosa Besar' Aprilia pada Ridernya di MotoGP
Otomotif 19 Agustus 2017, 11:00
-
Tak Hanya Dua, Ducati Sukses Raih Tiga Kemenangan!
Otomotif 21 Juni 2017, 14:45
-
Sinergi MotoGP-WorldSBK, Kunci Sukses Ducati Corse
Otomotif 16 Februari 2017, 15:05
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR