Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku pertarungannya dengan rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi selalu berjalan spesial, meski kini hubungan keduanya tak seharmonis dulu dan merupakan rival sengit. Hal ini disampaikan Marquez di sesi Facebook live dalam acara promosi Estrella Galicia 0,0 di Brasil pada Senin (10/4).
Marquez yang mengidolakan The Doctor sejak anak-anak, memiliki hubungan pertemanan dengan Rossi sejak ia turun di MotoGP 2013. Meski begitu, keduanya justru menjadi musuh dingin sejak akhir 2015, di mana Rossi menuduhnya bersekongkol dengan Jorge Lorenzo untuk menjegal langkahnya menjadi juara dunia.
Meski begitu, 'perang' mereka mereda sejak MotoGP Catalunya, Spanyol tahun lalu, di mana mereka akhirnya kembali bersalaman di parc ferme usai Rossi merebut kemenangan. Peristiwa ini terjadi usai rider SAG Racing Team Moto2, Luis Salom tewas akibat kecelakaan tragis di sesi latihan bebas.
Valentino Rossi dan Casey Stoner (c) AFP/Ducati
"Pertarungan Vale selalu selalu istimewa dan saya selalu belajar sesuatu. Kami punya hubungan yang sangat baik, yakni hubungan profesional, dan ini membuat situasi jauh lebih tenang. Ini penting. Kami saling menyapa tanpa masalah. Kami tak boleh lupa bahwa kami ini 'rekan kerja', tapi kami semua adalah rival dan kami ingin menang," ujar Marquez.
Dalam sesi yang sama, Marquez juga menyatakan harapannya untuk bertarung secara head-to-head dengan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 yang kini menjabat sebagai test rider Ducati Corse, Casey Stoner, yang memutuskan pensiun dini dalam usia 27 tahun pada akhir 2012 lalu.
"Casey merupakan rider yang menakjubkan dengan talenta hebat. Ia takkan jadi tandem yang tepat bagi saya, karena ia bakal melaju sangat cepat. Tapi saya ingin balapan dengannya karena gaya balap kami begitu mirip," sebut Marquez, mengambil alih posisi Stoner di Repsol Honda pada musim 2013.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquez Bicara Soal Rossi dan Ingin Jadi Rival Stoner
Otomotif 12 April 2017, 16:00
-
Lorenzo Masih Sayangkan Stoner Ogah Jadi Pelatihnya
Otomotif 3 April 2017, 09:30
-
Stoner Ungkap Masa Lalu 'Kelam' Bareng Lorenzo
Otomotif 21 Maret 2017, 09:30
-
'Bukan Stoner, Pirro Tetap Penting bagi Lorenzo'
Otomotif 17 Maret 2017, 11:00
-
Danilo Petrucci: Casey Stoner Bikin Saya 'Kesal'!
Otomotif 2 Maret 2017, 09:30
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR