
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Franco Morbidelli, bisa memahami kerisauan tandemnya, Fabio Quartararo, saat melihat begitu apiknya performa Ducati di MotoGP 2021, yang tampaknya bakal terulang pada 2022. Namun, Morbidelli mengaku dirinya masih belum mau pusing soal ini karena ada kendala lain yang lebih genting.
Seperti yang diketahui, meski baru saja mengunci gelar dunia, Quartararo melayangkan kritik tajam pada timnya. Sejak Seri Algarve, YZR-M1 mengalami penurunan performa, tertinggal jauh dari Ducati. Bahkan di Valencia, di mana mereka biasanya kesulitan tampil kompetitif, Ducati malah menyapu bersih podium.
Dalam uji coba pascamusim di Jerez, rider 22 tahun ini juga mengeluhkan performa prototipe YZR-M1 2022, yang menurutnya tak mengalami kemajuan besar dibanding uji coba tengah musim di Misano pada September. Quartararo pun mendorong para insinyur dan teknisi Yamaha untuk cepat tanggap mengatasi kendala.
Fabio Quartararo Beri Yamaha Ultimatum

Quartararo pun kecewa permintaannya soal tambahan tenaga belum juga dipenuhi. Alhasil, El Diablo memberikan ultimatum pada Yamaha. Ia secara blak-blakan mengaku menolak untuk tanda tangan kontrak baru untuk 2023-2024 sebelum seri pembuka 2022 di Qatar digelar pada awal Maret.
"Saya ingin lihat ada atau tidaknya evolusi di Sepang. Saya minta hal-hal super penting. Jika mereka tak memberikan apa yang saya minta, tapi setidaknya mencoba dan ada kemajuan kecil, maka bagus. Namun, jika mereka menuju arah yang benar-benar berbeda, maka itu memengaruhi masa depan saya dengan Yamaha," ujarnya via Autosport.
Morbidelli pun mengaku bisa memaklumi rasa frustrasi Quartararo. Menurutnya, Yamaha memang seharusnya cemas melihat performa Ducati yang garang, apalagi musim depan mereka akan punya delapan rider. Namun, rider Italia berdarah Brasil ini punya misi dan visi utama yang berbeda dari Quartararo.
Yang Penting Kembali Bugar

Morbidelli menyatakan bahwa targetnya saat ini adalah memulihkan cedera lutut kirinya, yang sempat dioperasi pada akhir Juni akibat cedera meniskus dan ACL, yakni cedera yang membuatnya sempat absen lima seri sepanjang 2021. Alhasil, dirinya tak mau membebani pikiran dengan rasa cemas bakal dibekuk Ducati.
"Jika Anda tertinggal dan melihat performa yang begitu konstan dari para rival Anda, maka normal saja menjadi agak cemas. Tapi yang terpenting sekarang adalah memahami apa yang harus ditingkatkan dari performa kami, dan saya harus kembali bugar," ujar juara dunia Moto2 2017 dan runner up MotoGP 2020 ini.
"Saya tak punya banyak ruang di kepala saya. Saya lebih sibuk mencoba memahami apa yang saya butuhkan tahun depan meski kondisi saya saat ini tak ideal. Menyembuhkan lutut adalah tugas utama saya. Saya akan coba membuat lutut saya bergerak optimal seperti dulu. Setelahnya, takkan ada masalah," pungkasnya.
Sumber: Corsedimoto
Baca Juga:
- Fabio Quartararo Sempat Cemas Dimusuhi Fans Italia saat Gantikan Valentino Rossi
- Andrea Dovizioso: Dibanding Fabio Quartararo, Saya Belum Bisa Pakai Insting di Yamaha
- 18 Gelar Bergengsi Diperebutkan di MotoGP 2021, Siapa Saja yang Meraihnya?
- Jadwal Siaran Langsung Formula 1 GP Arab Saudi 2021 di Jeddah
- Ducati Mulai Persiapkan 2023: Pilih Jack Miller atau Jorge Martin?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rumah Paling Jauh, Jack Miller Cemaskan Padatnya Jadwal MotoGP 2022
Otomotif 30 November 2021, 16:10
-
Fabio Quartararo: Gelar Saya Tetap 'Sah' Meski Marc Marquez Belum Pulih
Otomotif 30 November 2021, 15:25
-
Masih Cedera, Franco Morbidelli: Saya Nggak Punya Waktu Mikirin Ducati
Otomotif 30 November 2021, 14:10
-
Fabio Quartararo Sempat Cemas Dimusuhi Fans Italia saat Gantikan Valentino Rossi
Otomotif 30 November 2021, 12:50
-
Andrea Dovizioso: Dibanding Fabio Quartararo, Saya Belum Bisa Pakai Insting di Yamaha
Otomotif 30 November 2021, 11:05
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR