
Bola.net - Usai finis keempat di MotoGP Jepang yang digelar di Twin Ring Motegi akhir pekan lalu, Maverick Vinales yakin ia dan anggota krunya sudah bekerja dengan baik, namun menyebut para insinyur dan teknisi pabrikan Garpu Tala masih punya tugas menumpuk demi memperbaiki performa YZR-M1.
Vinales yang start keempat, melorot ke posisi 7 usai tersalip duet Ducati, Jack Miller dan Andrea Dovizioso, serta rider Honda, Cal Crutchlow. Untuk kembali ke posisi 4, ia pun harus susah payah menyalip rider lain. Asanya meraih podium juga pupus usai kesulitan melawan Dovizioso pada lap-lap terakhir.
Vinales pun yakin tenaga mesin masih jadi PR besar Yamaha. "Saya sudah melakukan segalanya demi bertarung dengan Dovi. Saya sempat sekali menyalipnya, namun ia langsung membalas di trek lurus. Motor kami masih sangat tertinggal, terutama soal top speed demi menyalip lawan," ujarnya via Motociclismo.es.
Cepat di Tikungan, Lamban di Trek Lurus
Menyadari tenaga mesin Yamaha masih sangat tertinggal jauh dari Ducati, Vinales yakin ia harus start dari barisan terdepan demi meninggalkan para rivalnya. Inilah yang membuatnya sangat kecewa harus menduduki posisi 4 dalam sesi kualifikasi.
"Kami harus sangat memperhatikan kualifikasi dan menjalani lap pertama dengan baik. Dovi menyalip saya di trek lurus dan saya tak punya pilihan, dan saya harus tunggu ban para rival aus," ungkap Vinales, yang belakangan ini juga digosipkan tengah didekati Ducati untuk 2021.
"Strategi terbaik adalah melenggang di depan Ducati, jika tidak mereka akan makin menjauh, apalagi pengeremannya sangat baik. Kami memang cepat di tikungan, tapi mustahil menyalip Ducati jika Anda di belakang mereka," lanjut juara dunia Moto3 2013 ini.
Kini Semua Terserah Yamaha
Senada dengan sang tandem, Valentino Rossi, Vinales juga menyatakan bahwa segala peningkatan performa YZR-M1 kini sepenuhnya ada di tangan insinyur dan teknisi Yamaha, karena para rider dan kru mereka sudah berusaha sebaik mungkin untuk memaksimalkan potensi motor tersebut.
"Kini terserah Yamaha mau memperbaiki diri atau tidak. Saya sendiri sudah mengerahkan 100% dan kru saya sudah bekerja dengan baik sepanjang pekan balap. Langkah final tetap ada di tangan Yamaha untuk mencari kemajuan dan terus meningkatkan performa," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island akhir pekan nanti, Vinales tengah duduk di peringkat keempat pada klasemen pebalap dengan 176 poin, jumlah poin yang juga diraih Alex Rins (Suzuki Ecstar) di peringkat ketiga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maverick Vinales: Mustahil Lawan Ducati Pakai Yamaha
Otomotif 22 Oktober 2019, 15:10
-
Ducati: Maverick Vinales Bisa Jadi Opsi di MotoGP 2021
Otomotif 22 Oktober 2019, 11:17
-
Maverick Vinales Ragu Bertahan di Yamaha, Kini Diincar Ducati
Otomotif 21 Oktober 2019, 16:00
-
Aksi Sportif Maverick Vinales, Ingatkan Adik Valentino Rossi Pakai Kneeslider
Otomotif 19 Oktober 2019, 13:26
-
Hasil FP2 MotoGP Jepang: Fabio Quartararo Tercepat
Otomotif 18 Oktober 2019, 13:56
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR