
Bola.net - Hanya mampu bertarung di posisi 10 sebelum terjatuh dan gagal finis di MotoGP Jepang yang digelar di Sirkuit Twin Ring pada Minggu (20/11/2019), Valentino Rossi meyakini bahwa Yamaha masih punya tugas menumpuk, terutama pada area mesin.
Rider Yamaha lain, terutama Fabio Quartararo dan Maverick Vinales lebih konsisten bertarung di papan atas, tapi fakta bahwa Yamaha baru meraih dua kemenangan lewat Vinales selama dua musim terakhir, mengindikasi bahwa usaha Yamaha belum cukup.
The Doctor, yang menyadari adanya kemajuan pada sektor elektronik YZR-M1, menyatakan bahwa mesin Yamaha masih sangat tertinggal dibanding mesin Honda dan Ducati, yang unggul pada tenaga dan top speed.
Yamaha Punya Bujet Besar
"Kami masih harus memperbaiki mesin, agar lebih cepat di trek lurus, karena soal top speed, kami selalu tertinggal. Kami sudah bekerja keras di area elektronik, dan pada aspek ini, motor kami sudah mengalami kemajuan," ujarnya via Paddock GP.
Rossi juga menyebut bahwa seharusnya Yamaha bisa bertindak cepat mengatasi masalah top speed, akselerasi, dan grip yang mereka derita sejak 2017, karena mereka sama sekali tak kekurangan biaya pengembangan motor.
"Bujet yang ada sangat besar. Yamaha paham bahwa, secara teknis, sesuatu harus diubah demi memperebutkan kemenangan dan gelar dunia. Sejak akhir 2016, kelemahan kami semakin membesar," ungkap rider berusia 40 tahun ini.
Semua Tergantung Yamaha
Rossi mengakui bahwa Yamaha telah mengalami kemajuan tahun ini, terutama pada paruh kedua musim. Namun mengingat mereka belum bisa konsisten menantang Marc Marquez, membuat Rossi berharap bisa lebih kompetitif lagi musim depan.
"Kini kami telah mereduksi margin dari rider terdepan, tapi kami masih butuh lebih dekat lagi. Semoga saya bisa tampil lebih kompetitif sesegera mungkin. Semuanya tergantung pada Yamaha," pungkas 9 kali juara dunia asal Italia ini.
Rossi belum juga meraih kemenangan lagi sejak MotoGP Assen, Belanda pada 2017 lalu, dan belum naik podium lagi sejak MotoGP Austin, Texas, pada April lalu. Akhir pekan ini ia akan kembali turun lintasan di Sirkuit Phillip Island, Australia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi: Performa Saya Tergantung Usaha Yamaha
Otomotif 22 Oktober 2019, 12:35
-
5 Bukti Valentino Rossi Belum Mau Pensiun dari MotoGP
Otomotif 22 Oktober 2019, 10:18
-
Quartararo: Tadinya Cuma Bidik 90 Poin, Kini Malah Lampaui Rossi
Otomotif 21 Oktober 2019, 15:00
-
Valentino Rossi 'Iri' Marc Marquez Kehabisan Bahan Bakar
Otomotif 21 Oktober 2019, 12:40
-
Valentino Rossi-Lewis Hamilton Segera 'Tukar' Kendaraan Balap
Otomotif 20 Oktober 2019, 17:56
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR