
Bola.net - Usai merebut kemenangan besar di MotoGP Austin, Marc Marquez mengusung motivasi tinggi jelang Seri Emilia Romagna di Sirkuit Misano pada 22-24 Oktober 2021. Rider Repsol Honda ini pun bertekad memperbaiki hasilnya di trek itu, usai 'hanya' finis keempat dalam Seri San Marino di trek yang sama satu bulan yang lalu.
Dalam balapan di Seri San Marino, Marquez start dari posisi ketujuh, dan melaju di posisi keenam hampir di sepanjang balapan. Namun, ia akhirnya finis keempat usai bersaing sengit dengan Jack Miller dan Joan Mir. Kedua rider itu bersenggolan pada lap terakhir, dan membuat Marquez dapat kans menyalip mereka sekaligus.
Kemenangan di Austin, yakni kemenangannya yang kedua musim ini, tentu memberikan lecutan semangat tersendiri bagi Marquez. Rider Spanyol berusia 28 tahun ini merasakan kemajuan dalam setiap pekan balap yang ia lakoni musim ini. Alhasil, ia pun ingin memburu trofi-trofi lainnya dalam tiga seri tersisa.
Antisipasi Situasi yang Berbeda

"Kami kembali ke Misano dalam situasi yang lebih baik. Setiap pekan, kami mampu mengalami kemajuan lebih. Kini, kami akan memulai tiga balapan terakhir tahun ini, semoga kami bisa melanjutkan tren dari beberapa seri terakhir dan mengakhiri musim dengan baik," ujar Marquez via rilis resmi tim, Rabu (20/10/2021).
Delapan kali juara dunia ini pun sangat menikmati balapan di Misano sebulan lalu, apalagi lengan kanannya sudah mulai membaik di trek-trek yang mengalir searah jarum jam. Meski begitu, ia sadar betul bahwa situasinya bakal berubah, apalagi cuacanya diprediksi bakal lebih dingin.
"Balapan terakhir yang saya jalani di sini sangat menyenangkan karena bertarung dengan Miller dan Mir. Jadi, semoga kami bisa kembali bertarung sekali lagi. Kita lihat yang akan terjadi nanti, kondisinya bisa jadi cukup berbeda, meski hanya berjarak beberapa pekan," lanjut Marquez.
Pol Espargaro Juga Ingin Finis Lebih Baik

Tandem Marquez, Pol Espargaro, juga bersemangat tampil baik akhir pekan nanti. Sebulan lalu di Seri San Marino, ia berhasil finis di posisi ketujuh, dan juara dunia Moto2 2013 ini berharap bisa tampil lebih baik lagi. Pembalap berusia 30 tahun ini pun bertekad bekerja keras sejak sesi latihan pertama pada Jumat (22/10/2021).
"Ini saatnya fokus dan mengakhiri musim dengan kuat pada tiga balapan terakhir. Ada potensi bagus jelang Misano, terutama usai uji coba di mana kami bisa menjajal beberapa hal. Semua orang juga punya jam terbang tinggi di Misano, jadi akhir pekan ini bakal cepat sejak awal," tutur rider berjuluk Polyccio ini.
"Meski begitu, saya rasa pergi ke sana beberapa pekan setelah balapan pertama bakal mengubah situasi akibat suhu dan cuacanya. Seperti biasa, kami harus bekerja sejak Jumat dan menjalani hari Sabtu dengan baik demi mendapatkan posisi yang baik agar bisa bertarung pada Minggu," tutupnya.
Sumber: Honda Racing Corporation
Baca Juga:
- Pecco Bagnaia Siap Jegal Misi Fabio Quartararo Kunci Gelar di MotoGP Emilia Romagna
- Valentino Rossi Emosional Jelang Balapan Terakhirnya di Rumah Sendiri
- Gelar di Depan Mata, Fabio Quartararo Merasa Harus 'Cerdas' di MotoGP Emilia Romagna
- Jelang Uji Coba, Toprak Razgatlioglu Mau ke MotoGP Asal Dapat Motor Pabrikan
- 'Fabio Quartararo Satu-satunya Rider yang Bisa Ancam Marc Marquez'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang di Austin, Marc Marquez Tekad Perbaiki Hasil di MotoGP Emilia Romagna
Otomotif 21 Oktober 2021, 12:00
-
'Fabio Quartararo Satu-satunya Rider yang Bisa Ancam Marc Marquez'
Otomotif 19 Oktober 2021, 14:21
-
Sempat Benci Balap Motor, Raul Fernandez Jadi Pembalap Gara-Gara Marc Marquez
Otomotif 15 Oktober 2021, 15:53
-
Ayah Simoncelli Damai dengan Pedrosa, Berandai-andai Sang Anak Lawan Marquez
Otomotif 12 Oktober 2021, 11:53
-
Kevin Schwantz: Marc Marquez akan Terus Dihantui Risiko Cedera
Otomotif 12 Oktober 2021, 10:12
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR