
Bola.net - - Para pebalap MotoGP dan WorldSBK menjalani uji coba pascamusim bersama-sama di Jerez, Spanyol pekan lalu. Pebalap Kawasaki Racing sekaligus dua kali juara WorldSBK, Jonathan Rea pun mencuri perhatian dengan mencatatkan waktu tercepat dari 22 pebalap pada hari kedua .
Hal ini tentu membuat banyak pihak terheran, karena menurut teori teknis kedua kejuaraan, seharusnya motor MotoGP melaju lebih cepat ketimbang motor superbike. Rea pun mencatatkan 1 menit 38,721 detik, unggul 0,225 detik dari rider MotoGP tercepat, Alvaro Bautista dari Aspar Team di atas Ducati Desmosedici GP.
Catatan waktu Rea ini bahkan mengalahkan catatan waktu pole rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dalam sesi kualifikasi MotoGP pada April lalu, di mana Rea unggul 0,015 detik. Pebalap Octo Pramac Yakhnich, Danilo Petrucci yang hadir dalam uji coba yang sama pun menjelaskan alasan fenomena ini kepada GPOne.
Danilo Petrucci di atas Desmosedici GP17. (c) Pramac Racing
"Saya harus akui bahwa para rider dan motor WorldSBK sangat cepat. Tapi mereka harus menempuh jumlah lap tertentu agar catatan waktu mereka lebih baik. Michelin hanya memberi dua opsi ban depan dan satu ban belakang untuk MotoGP. Ban ini sulit dipadukan, menimbulkan banyak masalah," ujarnya.
Petrucci sendiri tak asing dengan ban Pirelli yang merupakan penyuplai tunggal ban WorldSBK. Ia pernah menggunakan ban ini saat masih turun di Kejuaraan Nasional Italia (CIV) Superbike dan saat menjalani uji coba di atas motor superbike Ducati Panigale.
"Saya masih ingat ban Pirelli yang saya gunakan di CIV dan saat uji coba Panigale. Ban Pirelli sangat baik digunakan dalam lap tunggal, namun catatan waktu bisa menurun dua detik dalam sekejap. Selain itu ban lunak Pirelli bekerja sangat baik dalam kondisi dingin, dan Jerez 'kan sedang dingin-dinginnya," tambah Petrux.
Jonathan Rea (c) WorldSBK
Pebalap Italia ini juga menyatakan profil ban MotoGP dan Superbike, begitu juga karakter Michelin dan Pirelli bisa menjadi pembeda terbesar. "Michelin sangat berbeda. Kadang, ban masih tampak baru setelah digunakan selama 22 lap. Lap pertama dan terakhir saya hanya berjarak 0,5 detik di Jerez. Sementara lap pertama dan terakhir pebalap WorldSBK berjarak dua detik," tuturnya.
Petrucci pun yakin andai Michelin menyediakan lebih banyak opsi ban, maka rider MotoGP akan tetap unggul atas WorldSBK. "Jika Michelin menyediakan beberapa ban lunak untuk dijajal di sini, mungkin catatan waktu MotoGP bisa lebih baik. Saya ingat dalam uji coba Jerez tahun lalu, saya mencetak 1 menit 38 detik. Tapi ban yang kami gunakan kala itu sudah ditarik oleh Michelin sejak pertengahan musim," pungkas Petrucci.
Rea sendiri bukan orang asing di paddock MotoGP. Pebalap berusia 29 tahun asal Irlandia Utara ini pernah mencuri perhatian saat diminta membela Repsol Honda di MotoGP San Marino dan Aragon 2012, menggantikan Casey Stoner yang cedera. Dalam kedua balapan ini pun ia sukses masuk delapan besar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dapat Ducati GP17, Danilo Petrucci Ternyata Taruhan!
Otomotif 28 November 2016, 16:30
-
Mengapa Jonathan Rea Libas Para Rider MotoGP di Jerez?
Otomotif 28 November 2016, 13:00
-
Akhirnya Ikut Uji Coba, Petrucci Sebut GP17 Berpotensi Tinggi
Otomotif 24 November 2016, 12:45
-
Dapat Ducati GP17, Petrucci Bidik Kemenangan MotoGP
Otomotif 21 November 2016, 15:45
-
Scott Redding Pesimis Bakal Dapat Ducati GP17
Otomotif 3 November 2016, 10:45
LATEST UPDATE
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25

























KOMENTAR