Bola.net - Lima kali juara dunia GP500, Mick Doohan, memilih merendah menanggapi pernyataan Marc Marquez, yang menyebut nasihat-nasihat Doohan dalam menghadapi cedera parah adalah kunci penting bagi kemenangan besarnya di MotoGP Sachsenring, Jerman. Demikian yang dilansir Motor Sport Magazine, Senin (21/6/2021).
Marquez memang mengalami patah tulang humerus akibat kecelakaan di Jerez pada 2020, yang membuatnya harus absen semusim lebih dan menjalani tiga operasi sekaligus. Kemenangan di Sachsenring ini pun datang usai penantian 581 hari, di mana Marquez harus melewati masa-masa kelam dan prasangka bahwa kariernya bisa berakhir dini.
Namun, Marquez akhirnya kembali balapan di Portimao musim ini, dan ia langsung menyadari levelnya masih sangat jauh dari kata ideal, hingga ia sangat kesulitan tampil kompetitif. Dalam Seri Mugello, Doohan pun hadir sebagai tamu kehormatan MotoGP dan keduanya terlihat mengobrol di grid sebelum Marquez menjalani start.
Merasa Tak Banyak Beri Nasihat

Dalam pertemuan itu, Marquez minta izin kepada Doohan untuk menelepon usai balap. Dalam pembicaraan 30 menit itu, Doohan menceritakan cedera kaki kanannya yang parah usai kecelakaan di GP500 Belanda 1992, yang juga bikin ia harus absen lama dan nyaris diamputasi. Namun, ia bisa bangkit dan meraih lima gelar GP500 beruntun pada 1994-1998.
"Saya bertemu Mick di Mugello dan saya tahu ia pernah ada di situasi serupa pada 1992-1993. Kami bicara di telepon selama 30 menit dan saya menyimak dan ia membicarakan segalanya. Ia menjelaskan situasinya, namun ia juga terasa menjelaskan situasi saya. Masalah kami sama persis," kisah Marquez via Crash.net.
Meski begitu, Doohan tak yakin kisah cederanya kala itu cukup krusial untuk mentalitas Marquez. "Saya tak merasa banyak omong selain menceritakan situasi saya dan meminta Marc memahami situasi yang tengah ia hadapi. Saya jelaskan kisah saya karena saya ada dalam situasi yang sama dengannya bertahun-tahun lalu," ujar Doohan.
Marc Marquez Belum 'Habis'

Doohan menyatakan, kemenangan Marquez jauh lebih impresif berkat fakta batasan jumlah uji coba MotoGP, hingga ia tak bisa tepat mengukur kondisi fisik dan performanya di trek. Saat Doohan masih balapan pada era 1990an, sesi uji coba masih boleh dilakukan kapan saja hingga ia bisa mengira-ngira level performanya.
"Saya sungguh bahagia untuk Marc. Saat saya cedera dulu, kami bisa uji coba jauh lebih sering daripada Marc. Ia tak punya banyak waktu untuk memahami motornya usai absen begitu lama dan demi kembali bugar. Saya rasa ia tak pernah mengalami penurunan kondisi fisik secara umum, tapi ia hanya kurang bugar untuk kondisi balap," tutur Doohan.
Pria Australia ini pun yakin, hasil ini membuat Marquez kian percaya diri. "Sudah tak terelakkan ia akan kembali ke puncak. Honda tampak tertinggal, jadi bagus bagi mereka untuk menang, terlebih bagi Marc, demi memahami ia belum 'habis'. Sekalinya ia kembali ke kekuatan penuhnya, ia akan bersaing memperebutkan gelar," pungkasnya.
Sumber: Crashnet, Motor Sport Magazine
Video: Sujud Syukur Marc Marquez Usai Menangi MotoGP Sachsenring
Baca Juga:
- Dulu Musuh Bebuyutan, Andrea Iannone Kirim Pesan Menyentuh untuk Marc Marquez
- Jorge Lorenzo Ingin Valentino Rossi Balik ke Ducati Sebelum Pensiun
- Jorge Lorenzo: Kemenangan Marc Marquez di Sachsenring Adalah Momen Bersejarah
- Cedera Lutut Memburuk, Franco Morbidelli Absen dari MotoGP Assen
- Pedro Acosta: Berkat Jack Miller, Saya Bisa Menang di Sachsenring
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Pesimistis Menang 'Taruhan' dengan Ducati di Austria
Otomotif 23 Juni 2021, 13:23
-
Mick Doohan: Bangkitnya Marc Marquez Memang Tak Terelakkan
Otomotif 23 Juni 2021, 12:35
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR