
Bola.net - Eks tandem Marc Marquez di Repsol Honda, Jorge Lorenzo, melemparkan pujian tinggi setelah delapan kali juara dunia itu merebut kemenangan di MotoGP Sachsenring, Jerman, Minggu (20/6/2021), usai penantian 581 hari akibat cedera patah tulang humerus kanan berkepanjangan. Hal ini Lorenzo nyatakan via program '99 Seconds' di kanal YouTube-nya.
Itu adalah kemenangan perdana Marquez dan Honda sejak MotoGP Valencia 2019, sekaligus podium perdana Honda sejak Alex Marquez di MotoGP Aragon 2020. Tak hanya itu, ini juga kemenangan Marquez yang ke-11 beruntun di Sachsenring, sejak masih turun di GP125 2010. Lorenzo yakin kesuksesan ini berkat start Marquez yang krusial.
Start kelima, Marquez memang langsung merangsek ke posisi kedua di Tikungan 1, mengasapi Fabio Quartararo. Ia pun membuntuti Aleix Espargaro dengan ketat, dan akhirnya menyalip di Tikungan 13. Manuver itu membuat Marquez memimpin balapan sejak lap pembuka, dan melenggang sampai finis sebagai pemenang.
Nilai Marc Marquez Sangat Berani

"Saya rasa start Marc adalah kunci penting. Kita sudah lihat holeshot device terbaru Honda yang mampu menurunkan kedua bannya. Entah apakah semua pabrikan punya sistem yang sama, namun Honda tampil sangat baik. Marc start bagai roket dan naik beberapa posisi," ujar Lorenzo seperti kutipan MotosanGP, Selasa (22/6/2021).
"Di tikungan pertama, ia mampu menyalip Fabio dengan sangat berani, yang membuatnya duduk di posisi kedua dan hanya harus menyalip Aleix yang memimpin balapan untuk pertama kali namun tak punya kecepatan seperti Marc. Sejak itu, dengan trek yang 'bersih', Marc mendapatkan kunci kemenangan," lanjutnya.
Lorenzo pun mengangkat topi untuk usaha Marquez kembali ke puncak tangga podium. Ia yakin hasil ini akan membuat rider 28 tahun tersebut mengalami lonjakan rasa percaya diri menghadapi balapan-balapan berikutnya. Lima kali juara dunia ini juga yakin bahwa kemenangan ini adalah aksi 'comeback' terbaik dalam sejarah balap motor.
Sekali Pulih Betul, Bakal Kuat Seperti Dulu
"Selamat untuk Marc. Nikmatilah kemenangan yang layak ini. Saya rasa ini kemenangan yang membuat Anda bisa merasa lebih baik usai lama menderita. Sungguh luar biasa, jelas salah satu 'comeback' paling impresif dalam sejarah dunia balap motor, meski entah soal olahraga secara keseluruhan," tutur Lorenzo.
"Pembalap terbaik telah menang, tak peduli bahwa Fabio sedang memimpin klasemen atau pembalap-pembalap muda tengah berdatangan. Secara teknis dan fisik, Marc Marquez yang terbaik. Ambisinya jauh lebih superior daripada lainnya. Ketika ia sudah pulih betul, ia akan sekuat dulu lagi," pungkasnya.
Berikat kemenangan ini, Marquez pun melonjak naik ke peringkat 10 pada klasemen pembalap dengan koleksi 41 poin. Ironisnya, ia juga menjadi pembalap Honda terbaik saat ini, mengingat Pol Espargaro, Takaaki Nakagami, dan Alex Marquez belum juga meraih hasil mentereng.
Sumber: YouTube/99Seconds, MotosanGP
Video: Sujud Syukur Marc Marquez Usai Menangi MotoGP Sachsenring
Baca Juga:
- Cedera Lutut Memburuk, Franco Morbidelli Absen dari MotoGP Assen
- Pedro Acosta: Berkat Jack Miller, Saya Bisa Menang di Sachsenring
- Pol Espargaro Bakal Tiru Seluruh Setup Motor Marc Marquez Mulai Assen
- Marc Marquez: Saya Hanya Takut Tak Bisa Kembali Hidup Normal
- Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Styria 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Pesimistis Menang 'Taruhan' dengan Ducati di Austria
Otomotif 23 Juni 2021, 13:23
-
Mick Doohan: Bangkitnya Marc Marquez Memang Tak Terelakkan
Otomotif 23 Juni 2021, 12:35
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR