
Bola.net - Manajer Tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg, yakin MotoGP harus serius dalam mempertimbangkan peluang menggelar balapan tahun ini dengan format WorldSBK, yakni dua balapan per seri, mengingat awal musim ini ditunda akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Satu seri MotoGP 2020 telah resmi dibatalkan, sementara empat yang lain telah ditunda. Selain itu, belum ada kepastian soal kapan musim baru bisa dimulai karena belum ada kepastian pula kapan pandemi ini berakhir.
Seperti kebanyakan bos tim MotoGP lainnya, Zeelenberg memperkirakan bahwa musim baru bisa dimulai bulan Juli nanti, namun ia tak sepakat dengan Dorna Sports yang ingin tetap menggelar seluruh balapan. Menurutnya, ini bisa merugikan kebugaran fisik pebalap dan kru.
16 Balapan Dipadatkan Jadi 8 Seri

Zeelenberg, yang merupakan eks manajer tim Yamaha WorldSBK dan pindah ke MotoGP pada 2010, meyakini bahwa format WorldSBK bisa dipertimbangkan dengan baik demi menghindari jadwal balap yang kelewat padat. Ide ini sendiri telah diajukan Valentino Rossi beberapa waktu lalu.
"Jika harus menggelar 15-16 balapan, maka hanya butuh 8 seri jika mau menggelar dua balapan per akhir pekan. Tapi negara mana yang dipilih? Entah mana yang lebih penting: apakah kami harus pergi ke banyak negara atau menggelar banyak balapan?" ujarnya dalam wawancara dengan Niki Kovacs seperti yang dikutip Crash.net.
Zeelenberg juga menyatakan bahwa masalah ini juga merupakan cerminan pelik soal keinginan Dorna Sports menggelar 22 seri mulai 2022 mendatang, yakni wacana yang kurang diterima oleh penghuni paddock MotoGP karena dinilai menyita kelewat banyak waktu untuk rehat.
22 Balapan Adalah Mimpi Buruk
"Bagaimanapun, 20 balapan, dan 22 di masa depan adalah mimpi buruk bagi saya! Itu kelewat banyak. Jika kami tak bisa menemukan juara dunia dalam 15 balapan saja, ada yang salah! Tapi kami semua memang hidup dalam sebuah 'produk' bernama MotoGP," ungkap pria asal Belanda itu.
"Dorna dan IRTA bekerja dengan sangat baik. Kami bisa bangga soal itu karena persaingan sangat ketat dan seru. Jika dimulai dari Juli sampai Desember, kami masih bisa menggelar banyak balapan. Saya rasa kami bisa balapan tahun ini, tapi entah kapan kami bisa berangkat," tutupnya.
Musim ini, Petronas Yamaha SRT tetap menaungi Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, yang masing-masing tengah menjalani karantina mandiri di Andorra dan Italia.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Dorna Sports Umumkan Dukungan Finansial untuk Tim-Tim MotoGP
- Atlet Dunia yang Tergila-gila pada Valentino Rossi, dari Maradona Sampai Materazzi
- Deretan Desain Corak Motor MotoGP 2020, Manakah yang Paling Keren?
- 'Berkat Covid-19, Rider MotoGP yang Ingin Pensiun Bakal Pikir-Pikir Lagi'
- Putus, Mantan Pacar Marc Marquez Minta Fans Tak Berkomentar Negatif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Jangan Harap Saya Bisa Garang di Catalunya
Otomotif 4 April 2020, 14:30
-
'Pensiun dari MotoGP? Valentino Rossi Tak Suka Bersantai'
Otomotif 4 April 2020, 12:23
-
MotoGP Diminta Serius Pertimbangkan Pakai Format WorldSBK
Otomotif 4 April 2020, 11:42
-
Ducati Tutup Pintu untuk Jorge Lorenzo di MotoGP 2021
Otomotif 3 April 2020, 11:36
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR