
Bola.net - Marc Marquez sadar para rider muda yang datang ke MotoGP mulai menyainginya dan akan segera dapat giliran menguasai kejuaraan tersebut. Alhasil, agar bisa bertahan dan berkompetisi lebih lama, maka ia harus bekerja ekstra keras. Salah satunya adalah dengan cara terus mengembangkan gaya balap.
Dengan pensiunnya Aleix Espargaro dan Takaaki Nakagami, Marc Marquez akan jadi rider tertua kedua di MotoGP pada 2025 karena akan menginjak usia 32 tahun pada 17 Februari 2025. Meski banyak orang menjagokannya menambah koleksi gelar dunia, Marquez merasa waktunya tak lagi banyak.
Selain sudah masuk ke kategori pembalap senior, Marquez juga sadar tantangannya makin banyak, termasuk kedatangan para rider muda yang tangguh. Ia tahu suatu saat nanti dirinya akan memutuskan pensiun, tetapi ia juga akan berusaha mempertahankan performanya yang prima selama mungkin.
Setiap Tahun Ada Orang Baru yang Datang

"Saya tahu orang-orang punya ekspektasi tinggi, tetapi setiap rider punya masanya sendiri. Saya rasa ada banyak talenta muda yang punya level yang sangat baik. Situasinya seperti ini di setiap cabang olahraga, dan akan terus seperti ini. Anda punya periode sendiri," ujar Marquez kepada MotoGP.com pada Rabu (13/11/2024).
Beberapa rider muda yang wajib dipantau performanya musim depan di antaranya adalah Ai Ogura, Fermin Aldeguer, Raul Fernandez, dan tentunya Pedro Acosta. Marquez juga menyadari kini dirinya harus melawan para rider tangguh seperti Pecco Bagnaia, Jorge Martin, dan Fabio Quartararo.
"Tahun demi tahun, akan ada orang baru yang datang. Performa Anda akan menurun, dan orang-orang baru akan mulai mengalahkan Anda. Jadi, kita lihat saja nanti apakah saya bisa bertahan lebih lama dengan cara berkendara yang kompetitif," ungkap Marquez.
Tak Mau Menyesal di Kemudian Hari
Atas alasan ini pula Marquez berupaya membela Gresini Racing musim ini, sebelum ke Ducati Lenovo Team musim depan. Menurutnya, ini keputusan terbaik yang ia ambil, setelah sempat terpikir pensiun. "Satu atau dua tahun yang lalu, banyak orang, termasuk saya sendiri, bertanya-tanya apakah saya sudah habis. Ternyata tak seperti itu," ucapnya.
"Saya pun mengambil keputusan ini karena saya tak mau suatu hari nanti menyesal karena tak mencoba melakukan hal ini atau hal itu. Saya akan mencoba segala hal yang saya punya di tangan saya demi tampil kompetitif dan merebut gelar dunia setiap tahun," tutup Marquez.
Marquez akan kembali turun lintasan dalam seri penutup MotoGP 2024 yang digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Spanyol, pada 15-17 November 2024. Ia berada di peringkat ketiga pada klasemen dengan 369 poin, hanya unggul satu poin atas Bastianini di peringkat keempat.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Marc Marquez Ingin Profesional dengan Pecco Bagnaia: Kami Harus Sengit demi Juarai MotoGP 2025
- Lalui Masa Kelam, Kini Marc Marquez 2 Kali Lipat Lebih Syukuri Kemenangan di MotoGP
- Marc Marquez Ngaku Sempat Akan Umumkan Pensiun Jika Tak Bisa Garang Bareng Gresini dan Ducati
- Berapa Poin yang Harus Diraih Jorge Martin di MotoGP Barcelona 2024 demi Kunci Gelar Dunia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lalui Masa Kelam, Kini Marc Marquez 2 Kali Lipat Lebih Syukuri Kemenangan di MotoGP
Otomotif 14 November 2024, 12:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Arema 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:46
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR